pinjaman online

Kemudahan Pinjol Bisa Jadi Solusi Darurat, Begini Tips Agar Tidak Gagal Bayar

Semenjak masa pandemi yang lalu memang perekonomian masyarakat menjadi tidak stabil sehingga banyak dari mereka yang mencari alternatif lain supaya bisa tetap bertahan hidup. Salah satu pilihan yang dilakukan adalah mengajukan pinjaman dana di fintech atau lebih dikenal dengan pinjol.

Padahal tidak sedikit dari pengguna aplikasi pinjaman online ini yang pada akhirnya tidak dapat mengembalikan dana pinjamannya dikarenakan bunga harian dari perusahaan fintech tersebut terlalu tinggi. Padahal OJK telah menentukan batasan untuk bunga harian tersebut tidak lebih dari satu persen per harinya.

Tetapi ternyata minat masyarakat akan pinjaman online ini tidak pernah surut, tentu alasannya dikarenakan pengajuannya yang jauh lebih mudah, persyaratan yang hanya dengan menggunakan KTP dan pencairan dana lebih cepat.

Tips Pinjol Aman dan Mudah

Dikarenakan hal yang telah disebutkan sebelumnya, maka jika kamu memang masih memiliki niat untuk meminjam dana di pinjaman online. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diberikan terkait aplikasi pinjaman yang aman dan mudah serta supaya kamu tidak gagal bayar.

Pastikan aplikasi terdaftar di OJK

Tips agar tidak gagal bayar pertama adalah pastikan bila aplikasi tersebut sudah terdaftar di OJK. Sebab perusahaan-perusahaan pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK, wajib mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan termasuk salah satunya adalah penerapan bunga harian kepada para penggunanya. 

Karena kebanyakan para pengguna yang terjebak dengan pinjol tidak memperhatikan berapa besaran bunga yang dibebankan kepada mereka setiap harinya, sehingga ketika akan melakukan pembayaran total dari uang yang harus dikembalikan tersebut sangatlah tidak masuk akal. 

Pahamilah semua poin dari persyaratan serta ketentuannya

Poin kedua yang harus kamu perhatikan supaya tidak gagal dalam membayar adalah memahami keseluruhan poin di dalam persyaratan serta ketentuan yang diajukan oleh perusahaan pinjaman online tersebut. Jangan sampai kamu melewatkan satu pasal pun yang mereka berikan.

Apabila kamu merasa ada yang janggal, silakan bertanya kepada customer service atau urungkan niat kamu untuk meminjam pada perusahaan fintech tersebut. Apalagi ketika kamu melihat besaran dari suku bunga yang mereka tawarkan di luar batas yang telah ditentukan oleh OJK.

Sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan

Tips berikutnya supaya kamu tidak mengalami gagal bayar pinjaman online adalah sesuaikan nominal pinjaman dengan yang kamu butuhkan dan kemampuan pembayaran. Sebab kadangkala pengguna tidak mempertimbangkan mengenai hal tersebut.

Sebab yang dipikirkan hanyalah bisa cepat memperoleh pinjaman dan menggunakannya. Padahal jika sampai kamu salah memilih perusahaan fintech dan yang digunakan ternyata adalah pinjol ilegal, nominal yang kamu terima bisa saja lebih kecil dari yang dijanjikan dan ketika mengembalikan jumlahnya menjadi lebih besar. 

Pastikan bila terdapat perusahaan pinjol transparan dengan biaya

Selanjutnya adalah dengan memastikan jika perusahaan pinjaman online tersebut bersikap transparan dengan keseluruhan biaya termasuk bunga yang dibebankan kepada peminjam. Sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa OJK memiliki ketetapan mengenai besaran dari bunga pinjaman.

Jadi apabila kamu menemukan ada perusahaan pinjaman online yang membebankan bunga pinjaman lebih dari yang telah ditentukan silakan melaporkan hal tersebut ke OJK dan jangan sampai kamu melakukan pengajuan.

Sebab ini sama saja dengan kamu mempersulit diri sendiri, oleh karena itu kamu haruslah membaca seluruh persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang memang diajukan oleh perusahaan pinjol tersebut. 

Selalu catat jumlah dari dana yang dipinjam

Tips berikutnya adalah dengan mencatat berapa besaran dana yang kamu pinjam di pinjaman online. Ini bisa menjadi sebuah pengingat agar nantinya kamu tidak lupa untuk melakukan pembayaran sebelum tempo yang sudah ditetapkan.

Kamu bisa mencatatnya pada ponsel dan diberikan notifikasi pengingat atau bisa juga dengan cara auto debit di mana nantinya setiap tanggal jatuh tempo akan langsung memotong dari rekening tabungan ke perusahaan tempat kamu meminjam uang.

Bayarlah pinjaman secara tepat waktu

Tips yang terakhir adalah dengan membayar cicilan tepat waktu. Karena walaupun ini hanya pinjaman online, tetapi secara tidak langsung juga bisa berdampak kepada skor kredit pribadi kamu. Apabila kamu selalu telat biasanya akan langsung tercatat pada SLIK OJK dan membuatmu kesulitan untuk memperoleh pinjaman selanjutnya.

Apabila kamu melakukan pembayaran tersebut tepat waktu tentu akan lebih membuat kamu menjadi tenang dan tidak merasa depresi. Apalagi seperti yang kita ketahui bersama kadangkala ada perusahaan-perusahaan pinjol yang melakukan penagihan dengan cara tidak baik.

Walaupun sudah ada ketentuan dari OJK mengenai cara penagihan, namun pada kenyataannya masih banyak perusahaan fintech yang terdaftar di OJK namun mengabaikan ketentuan tersebut. Tentunya kamu tidak mau bila ada depkolektor yang menagih kepada pihak keluarga atau tempat bekerja.

Lagi pula ketika kamu telat melakukan pembayaran, maka akan terkena sanksi berupa pembayaran denda yang nominalnya tentu akan sangat besar dan membebani kestabilan finansial kamu. Belum lagi bila kamu dengan sengaja tidak membayarkan ketagihan tersebut, pastinya kamu akan lebih dirugikan lagi.

 

Cara Menghapus Data di Pinjaman Online Agar Tak Salah Digunakan

Semakin lama semakin banyak para agen pinjol atau pinjaman online bahkan ada juga yang sudah resmi diakui dan diawasi langsung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Tidak sedikit juga masyarakat di Indonesia yang sudah menggunakan jasa tersebut untuk beberapa kepentingan khususnya untuk modal memulai bisnis.

Pada umumnya, agar memiliki kepercayaan masing-masing maka, pihak dari pinjaman online itu akan mengajukan syarat kepada yang akan mengajukan pinjaman berupa data diri. Di mana data tersebut adalah KTP atau beberapa data lain yang harus dipenuhi sebelum dana pinjaman itu akan dicairkan.

Tentu saja data diri pribadi semacam itu adalah data yang wajib disimpan dengan aman dan jangan sampai ada pihak lain yang mengetahuinya. Tidak jarang muncul perasaan khawatir kalau saja data pribadi itu akan disalahgunakan oleh pihak terkait atau pihak lain.

Terutama khawatir akan disalahgunakan oleh para pinjol ilegal yang semakin banyak kasusnya. Menjadi diri yang waspada merupakan suatu kewajiban yang baik demi menjaga data pribadi dengan aman dan agar tidak disalahgunakan. 

Dalam mengajukan pinjaman online, kamu juga bisa menghapus data pribadi itu jika sudah selesai urusannya dengan pihak pinjol atau jika kamu sudah selesai dan pinjaman sudah lunas. Adapun cara yang bisa kamu lakukan dengan mudah.

Cara Menghapus Data di Pinjaman Online Agar Aman

Berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk menghapus data di pinjaman online agar tetap aman dan tidak disalahgunakan oleh orang lain, perhatikan dan simak!

Segera Melunasi Angsuran 

Hal utama yang bisa kamu lakukan adalah untuk segera melunasi angsurannya terlebih dahulu sebelum kamu benar-benar bisa menghapus data pribadi. Adapun setiap pinjaman yang diajukan pasti akan ada bunga yang menyertainya maka kamu juga harus melunasi semuanya.

Sebelum merasa yakin, kamu harus memastikan terlebih dahulu bahwa kamu sudah tidak ada tanggungan lagi. Jika kamu sudah benar-benar bisa melunasinya maka itu artinya kamu sudah tidak ada hal yang harus diurus dengan pihak pinjol.

Dengan begitu, proses untuk hapus data akan lebih mudah dilakukan.

Mengajukan Penghapusan Data

Jika semua angsuran dan bunga sudah benar-benar lunas dan sudah tidak ada tagihan apapun, itu menandakan bahwa kamu sudah selesai urusannya dengan pihak pinjol. Maka dari itu langkah selanjutnya adalah dengan mengajukan permohonan untuk penghapusan data pribadi.

Pengajuan tersebut bisa kamu ajukan kepada pihak dari CS (Customer Service) pinjol itu. Bisa juga dengan langsung menghubungi call center yang sudah tertera dan sampaikan bahwa kamu hendak mengajukan permohonan penghapusan data sebab kamu sudah selesai dan sudah melunasi semua pinjaman. Maka data akan segera dihapus dari pinjol.

Hapus Semua Data Aplikasi Pinjol

Jika saja kamu sudah berusaha menghubungi pinjol, maka kamu bisa lakukan hapus semua data sendiri di HP. Cara yang dilakukan cukup mudah, kamu tinggal masuk ke menu “pengaturan” dan pilihlah “pengaturan aplikasi”.

Pilih aplikasinya dan pilih pada menu opsi “hapus data dan cache”. Maka setelah itu data kamu akan selesai dan berhasil dihapus.

Menghapus Aplikasi Pinjol

Jika semua cara itu tidak berhasil maka kamu bisa coba cara yang satu ini yakni dengan menghapus aplikasi pinjol di HP kamu. Tinggal pilih “uninstall” atau “hapus aplikasi” maka proses akan segera selesai. 

Hal itu bisa jadi lebih membuat tenang karena akan meminimalisir terhadap data yang disalahgunakan. 

Mengganti Kartu SIM

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan dengan mudah agar data diri bisa dihapus dari pinjaman online adalah dengan mengganti SIM card. Bisa dikatakan bahwa jika mengganti SIM card adalah cara paling aman dalam proses menghapus data diri di pinjaman online.

Tentu saja ini merupakan cara yang lebih mudah dilakukan dan sekaligus cara yang lebih praktis. Nomor yang sudah kamu ganti tentu saja akan membuat pihak dari pinjaman online tidak akan bisa dengan mudah menghubungi nomor HP kamu.

Maka dari itu, kamu juga tidak akan mendapatkan SMS dan telepon dari pihak pinjaman online atau pihak lain yang akan mengganggu kamu.

Lapor ke OJK

Cara yang bisa kamu lakukan paling terakhir adalah dengan melaporkannya kepada pihak OJK dengan cara laporan mengenai tuduhan atas penyalahgunaan data pribadi dari pihak pinjaman online yang sudah merugikan diri kamu sendiri. Maka setelah itu, pihak dari OJK akan segera mengurusnya dengan mengecek apa Pinjaman Online yang terkait benar-benar legal atau tidak.

Jika sudah melaporkan kepada OJK maka kamu jadi lebih tenang karena sudah jelas bahwa tidak akan ada lagi yang mengganggu di ponsel kamu. Setelah itu kamu bisa minta untuk pihak berwenang saja yang menyelesaikan dan mengurus itu.

Trik Supaya Tidak Terjebak Pinjol Ilegal 

Saat ini kebutuhan masyarakat semakin banyak, pengeluaran yang harus terpenuhi menempati angka yang tidak sebanding dengan pendapatan yang dimiliki. Sehingga mau tidak mau masyarakat lebih sering memilih cara mudah untuk mendapatkan uang untuk menutupi segala kebutuhan yang ada. Cara mudah ini adalah dengan melakukan pinjaman kepada siapapun. Salah satu yang dapat memproses pinjaman secara mudah adalah bentuk pinjaman online. 

Pinjaman online merupakan wadah yang memberikan jasa peminjaman uang untuk masyarakat dalam jumlah yang kecil ataupun besar dengan pembayaran menggunakan sistem kredit yang diangsur setiap waktu yang sudah ditentukan. Berbeda dengan bentuk pinjaman offline yang membuat seseorang yang meminjam uang harus datang ke tempat meminjam uang dan harus menyertakan persyaratan secara langsung seperti fotocopy KK, KTP dan lain sebagainya. Sementara pinjaman online tidak begitu, cukup mengajukan pinjaman melalui aplikasi dan menyertakan pertanyaan secara online. 

Nah ini dia beberapa trik yang bisa kamu pakai supaya kamu tidak terjebak pinjaman online atau pinjam ilegal, berikut adalah trik yang harus kamu ketahui dan lakukan. 

Cek Legalitas Fintech Pinjaman Online di OJK

OJK atau singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan merupakan sebuah lembaga yang mengatur dan keamanan dalam berbagai bentuk jasa keuangan yang ditawarkan oleh perusahaan atau perbankan. Salah satu perusahaan yang bergerak dibawah naungan Otoritas Jasa Keuangan ini adalah beberapa perusahaan pinjaman online atau yang sering kita sebut dengan pinjol. Nah jika disebutkan beberapa, berarti masih banyak pinjaman online yang tidak terdaftar di OJK maka pinjol ini dapat dikatakan sebagai pinjol ilegal. 

Jika kamu tidak ingin terjebak dengan pinjaman online yang ilegal, maka trik yang paling pertama harus kamu pastikan dan lakukan adalah untuk cek legalitas fintech pinjaman online di OJK. Kamu tidak perlu khawatir merasa sulit untuk mengakses daftar pinjol di OJK. Karena saat ini pihak OJK sudah banyak menawarkan wadah informasi mengenai OJK di internet atau bahkan di akun sosial media OJK yang resmi. Sehingga kamu tidak akan kesulitan untuk mengakses datanya. 

Jangan Sembarangan Meminjam Uang Dari Link

Di zaman sekarang makin banyak saja oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari kesempatan dalam menipu banyak masyarakat yang sedang kesusahan dan membutuhkan uang secara cepat. Cara yang dilakukan oleh penipu juga banyak dipercayai oleh sebagian masyarakat karena kurangnya minat cari tahu yang tinggi perihal keaslian data yang tersebar dan mengatasnamakan aplikasi pinjol legal, padahal pinjol tersebut adalah ilegal. 

Salah satu cara yang dilakukan oleh para oknum penipu ini adalah menyebarkan berbagai macam link yang dapat meyakinkan masyarakat untuk dapat meminjam uang online secara aman dan mudah, padahal kebanyakan link tersebut akan membawa kamu pada halaman yang malah justru akan merugikan kamu. Awalnya kamu akan diminta data, selanjutnya kamu bisa dimintai uang muka atau cicilan awal untuk pengajuan peminjaman uang. 

Jangan Tergiur Dengan Jenis Iklan yang Terlalu Berlebihan

Saat ini banyak sekali iklan yang menawarkan pinjaman online secara berlebihan, maksudnya adalah seperti menawarkan pinjaman yang dapat limit besar tidak masuk di akal. Atau menawarkan pinjaman online dengan tanpa persyaratan. Sehingga masyarakat mudah tergiur dan tidak berpikir panjang untuk melakukan pengajuan pada aplikasi legal tersebut hanya melalui iklan tanpa mencari tahu keaslian dari iklan tersebut. 

Selain berlebihan biasanya iklan legal memiliki kualitas iklan yang tidak baik, yaitu iklan yang ditayangkan memiliki resolusi yang buruk, penempatan posisi promosi yang tidak prepare dan banyak dimunculkan secara spam di berbagai akun sosial media atau website di internet. 

Lihat Review dari Orang

Trik selanjutnya adalah cara paling mudah untuk mengantisipasi agar kamu tidak terkena pinjaman online ilegal, yaitu melihat atau menanyakan review dari orang yang pernah memakai aplikasi pinjaman online yang akan kamu pakai. Pastikan jika orang yang kamu tanyai adalah teman dekat atau keluarga yang akan jujur dengan keadaan aplikasi pinjol tersebut. Bukan malah orang lain yang ternyata jadi bagian dari oknum pelaku pinjol ilegal. 

Meskipun trik yang sudah dipaparkan di atas bisa dikatakan mudah jika hanya dibaca saja, tetapi pada kenyataannya untuk tidak terjebak dari berbagai macam jenis pinjaman online memang sulit untuk dilakukan. Apalagi jika pada saat ini keadaan dan kondisi menuntut kamu untuk terus bisa memenuhi kebutuhan hidup dengan cara apapun untuk mendapatkan uang secepat mungkin. Tetapi meskipun sulit untuk dilakukan, mengantisipasi agar kamu tidak terjebak pinjaman online harus tetap dilakukan agar tidak menyesal dikemudian hari. 

Nah semoga informasi mengenai trik supaya tidak terjebak pada pinjaman online ini dapat membantu kamu untuk senantiasa lebih waspada lagi dengan segala jenis bahaya yang berdampak dari pinjol ilegal. Semoga informasi dalam tulisan ini membawa kamu untuk terus memakai semua produk fintech legal yang asli dan sudah didaftarkan pada Otoritas Jasa Keuangan. 

 

Aturan Pemerintah Terkait Bunga Pinjaman Online

Banyaknya pinjaman online saat ini nyatanya tidak cuma karena kecanggihan teknologi saja, namun juga karena kebutuhan masyarakat di Indonesia yang makin tinggi. Tentunya hal ini membuat OJK sebagai badan yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengawasi seluruh lembaga keuangan.

OJK menetapkan peraturan dan harus diikuti oleh perusahaan fintech dan juga masyarakat di Indonesia. Salah satunya adalah mengenai besaran bunga dari pinjaman. Karena masih banyak pengguna jasa pinjol yang tidak mengetahui secara pasti mengenai hal tersebut yang telah ditentukan oleh OJK.

Karena itu, tidak mengherankan bila ada begitu banyak masyarakat di Indonesia yang akhirnya menjadi korban dari pinjol ilegal. Oleh sebab itu, mari kita bahas mengenai besaran bunga dari pinjaman online yang telah diatur OJK.

Besaran bunga pinjol sesuai peraturan OJK 

Sebagai badan resmi milik negara, OJK mempunyai tugas dan kewenangan dalam mengawasi dan mengatur segala aktivitas lembaga keuangan yang ada di Indonesia. Sehingga, semua perusahaan fintech atau yang menyediakan jasa pinjaman online, wajib mendaftarkan dirinya ke OJK.

Walaupun pinjol masuk dalam kategori perusahaan atau lembaga keuangan, namun mereka mempunyai aturan yang tidak sama dengan bank. Karena itu sudah jelas bila perusahaan pinjol telah didaftarkan, maka harus mengikuti segala peraturan yang ditetapkan. Termasuk tentang bunga pinjaman.

Sebab, banyak masyarakat yang mempermasalahkan besaran bunga dari pinjol dan mereka merasa bila besarnya tidaklah masuk akal. Padahal OJK telah menetapkan bila maksimal untuk bunga pinjaman dari pinjol sebesar 0,8% per hari dan sebulan maksimal 24% tidak boleh lebih.

Jadi, apabila kamu menemukan aplikasi pinjol yang memberikan bunga melebihi aturan OJK, maka kamu haruslah berhati-hati. Sebab bisa saja perusahaan tersebut adalah pinjol ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

Aturan lain yang dibuat oleh OJK

Tidak hanya mengenai bunga pinjaman saja tetapi OJK juga menerapkan beberapa kebijakan untuk pinjol dan peminjamnya. Salah satunya yaitu tentang peraturan mengenai data diri milik peminjam yang nantinya akan diserahkan pada pihak pinjol.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa aplikasi pinjaman online hanya memberikan syarat berupa data diri dari pemohon pinjaman. Di mana data-data tersebut nantinya harus disimpan oleh pihak pinjol dengan baik dan tidak boleh disebarkan secara ilegal. 

Jika kamu menemukan ada pinjol yang melakukan pelanggaran mengenai hal yang satu ini, maka silahkan untuk melaporkan perusahaan tersebut kepada OJK. Tetapi bila kamu merupakan peminjam, maka lakukanlah tanggung jawabmu dengan membayarkan kembali uang yang telah dipinjamkan oleh pihak jasa peminjaman tersebut sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama.

Apabila kamu mangkir dari tanggung jawab, maka pihak OJK bisa memberikan sanksi yaitu namamu akan dimasukkan pada daftar blacklist milik OJK yang diberi nama SLIK OJK. Jika nama kamu sampai masuk pada daftar blacklist tersebut, maka sudah bisa dipastikan ketika akan melakukan pengajuan kembali di aplikasi pinjol lain, kamu akan mengalami kesulitan. 

Cara untuk melaporkan pinjol ilegal

Untuk kamu yang memang merasa jika ada aplikasi pinjol dimana mereka melakukan pelanggaran aturan yang telah ditetapkan oleh pihak OJK. Maka kamu memiliki hak untuk melaporkannya, bagaimana caranya? Berikut di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melaporkan pelanggaran tersebut :

  • Telepon 

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah Dengan menelpon nomor hotline milik OJK yang dapat dihubungi oleh siapapun pada jam operasional, yakni ke 157 dan silakan melakukan panggilan di hari senin-jumat dari mulai jam 08.00 – 15.00.

Apabila kamu menelpon di luar waktu yang telah ditentukan maka sudah pasti tidak akan ada yang melayani. Jadi, pastikan kamu menghubungi OJK pada nomor tersebut di waktu yang telah ditentukan nantinya kamu akan dihubungkan kepada layanan pengaduan serta petugas di mana mereka akan bertanya mengenai kronologi dan data diri kamu. 

  • Email 

Selain melakukan panggilan telepon, kamu juga dapat mengirimkan pengaduan melalui email milik OJK di konsumen@ojk.go.id. Ketika mengirim aduan, pastikan kamu menyertakan bukti bila sudah membuat pengaduan, kronologi, data diri dan bukti-bukti lainnya.

Biasanya pihak OJK akan memberikan kamu waktu kurang lebih 20 hari, guna melengkapi segala berkas yang mereka minta dan butuhkan untuk menindaklanjuti pengaduan yang dikirimkan. 

  • Surat tertulis 

Cara terakhir yang dapat kamu lakukan adalah dengan menulis surat tertulis yang nantinya ditujukan kepada pihak anggota dewan dari OJK pada bidang edukasi dan perlindungan konsumen. Kamu bisa mengirimkan surat tersebut ke alamat kantor pusat dari OJK yang letaknya di Jakarta pusat.

Kemudian pastikan saat kamu mengirimkan pengaduan tersebut memang sudah menyertakan bukti-bukti bahwa pinjol yang kamu maksud melanggar telah mendaftarkan diri di OJK. Sebab OJK hanya dapat membantu ketika perusahaan fintech tersebut masuk pada daftarnya. 

Nah demikianlah tadi aturan-aturan dari pemerintah terkait dengan bunga pinjaman online. Setelah kamu mengetahui tentang hal tersebut diharapkan untuk lebih waspada serta bijaksana saat membutuhkan pinjaman dana.

 

Tips Agar Terhindar Gagal Bayar di Pinjaman Online

Di zaman ini memang selain meminjam dana atau uang tunai pada lembaga konvensional, masyarakat mulai dimudahkan dengan adanya aplikasi-aplikasi pinjaman online. Di mana persyaratan yang diminta tidak serumit ketika kamu mengajukan di bank konvensional pada umumnya.

Namun, kamu harus tetap waspada, dikarenakan banyak sekali lembaga atau pinjaman online seperti ini yang melakukan penipuan hingga membuat para nasabahnya terlilit hutang dalam nominal yang sangat besar.

Bahkan ketika kamu terlambat dalam melakukan pembayaran, mereka tidak segan-segan mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak diucapkan. Ada pula kasus yang menyebarkan data pribadi dari peminjamnya kepada orang-orang yang kontak teleponnya diretas oleh pihak pinjol ilegal. 

Tips mengajukan pinjaman agar tidak gagal bayar

Setiap pengajuan pinjaman baik itu secara konvensional ataupun online tentu saja ada resikonya masing-masing, di mana resiko tersebut adalah gagal melakukan pembayaran dari pinjaman, bisa juga terjadi keterlambatan serta adanya resiko keamanan dari data yang telah kamu ajukan kepada lembaga tersebut.

Ketika kamu gagal bayar ataupun terlambat semua ini memiliki dampak pada nilai atau skor kredit dan pastinya catatan hutang atas nama kamu menjadi kurang baik. Karenanya supaya dapat terhindar dari hal-hal seperti itu berikut adalah tips untuk kamu agar tidak gagal bayar. 

Pilih Lembaga Pembiayaan yang Aman 

Tips pertama yang harus dilakukan adalah memilih pinjaman online atau pembiayaan yang aman. Ini sangat harus kamu lakukan supaya dapat terhindar dari keterlambatan pembayaran cicilan atau gagal bayar. 

Kenapa? Ketika kamu melakukan pinjaman uang pada lembaga yang resmi tentunya nominal dari jumlah pinjaman, denda, hingga suku bunga yang ditawarkan oleh mereka bisa kamu ketahui secara transparan dan hal ini akan sangat membantu kamu untuk memperhitungkan serta menyesuaikan dengan kemampuanmu. 

Karena ketika kamu salah memilih aplikasi pinjaman online dan ternyata mereka adalah lembaga yang ilegal, Hal ini tentu akan beresiko terjadi gagal bayar. Sebab jumlah dari pinjaman, denda yang tidak masuk akal, serta bunga dan hal lain seperti biayanya tidak transparan. 

Mencatat jumlah dan tanggal jatuh tempo

Selalu mencatat jumlah dan juga tanggal dari jatuh tempo pembayaran hutang tersebut. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mengingatkan kamu supaya tidak melakukan pembayaran melebihi tanggal yang sudah ditetapkan. Karena ketika melewati waktunya tentu kamu akan merasa lebih terbebani dengan adanya denda. 

Menyisihkan gaji/ penghasilan bulanan

Tips yang satu ini memang sebenarnya harus kamu lakukan yaitu adalah menyisihkan penghasilan bulanan mu untuk membayar hutang. Namun, pastikan bila jumlahnya tidak lebih dari 30% dari total pendapatan kamu per bulan. 

Restrukturisasi hutang 

Restrukturisasi hutang adalah cara yang kerap dilakukan oleh peminjam supaya dapat memperpanjang tenor maupun mengurangi jumlah dari cicilan hutang yang dimiliki. Misalnya jika sebelumnya kamu memiliki cicilan untuk 6 bulan.

Namun pada kenyataannya kamu tidak sanggup menyelesaikannya dalam jangka waktu tersebut, kamu dapat mengajukan restrukturisasi ini. Hanya saja kamu harus tahu tidak semua penyedia jasa pinjaman memiliki layanan tersebut. 

Memilih tenor paling lama

Tips yang selanjutnya adalah memilih tenor yang paling panjang. Jika kamu saat ini mengajukan atau ingin melakukan pinjaman ada baiknya untuk mengambil cicilan yang paling lama. 

Karena biasanya walaupun sangat lama setidaknya jumlah dari cicilannya tidak membebani kamu. Tetapi harus diingat ketika kamu memilih tenor yang terlama sudah pasti hutang yang kamu miliki akan menjadi lebih lama lunasnya. 

Menjual aset

Tips terakhir supaya kamu tidak gagal bayar ketika melakukan pinjaman di aplikasi online adalah dengan menjual aset atau harta berharga yang dimiliki. Ini merupakan langkah terakhir yang bisa kamu lakukan ketika nominal pinjaman tidak lagi sanggup kamu bayarkan.

Namun tentunya menjual aset ini haruslah kamu pertimbangkan dengan baik, sebab bisa saja aset yang harus dijual merupakan salah satu benda atau properti yang sebenarnya sangatlah kamu butuhkan.

Tips supaya tidak terjerat pinjol ilegal

Pinjol ilegal saat ini sudah mulai pintar dalam mengelabui calon korbanya. Supaya kamu tidak terjebak dengan pinjaman online ilegal tentu saja harus waspada, serta ikutilah beberapa tips berikut dibawah ini :

  • Menghindari iklan-iklan yang menggunakan kata-kata ajakan berlebihan.

  • Cek secara langsung keabsahan dari perusahaan tersebut di ojk.go.id.

  • Memastikan kredibilitasnya, legalitas dan rekam jejak dari perusahaan pinjol tersebut.

  • Hindarilah pinjaman yang mengenakan biaya admin di awal.

  • Selalu baca syarat & ketentuannya, jangan lewatkan satu poin pun.

  • Download dari penyedia layanan resmi.

Seperti yang kamu ketahui ada begitu banyak orang di Indonesia yang memang tersandung masalah pinjol ilegal ini, hingga akhirnya mereka tidak dapat melakukan pembayaran dan kerap memperoleh tindakan tidak menyenangkan dari para DC.

Dimana mereka memang ketika melakukan penagihan seringkali mengeluarkan kalimat-kalimat tidak baik bahkan sampai menyumpahi si peminjam. Karena itu sebaiknya kamu selalu waspada saat akan melakukan pinjaman di aplikasi online yang tidak resmi atau tidak terdaftar di OJK.

 

Besaran Bunga Pinjaman di Pinjaman Online Rupiah Cepat

Besaran Bunga Pinjaman di Pinjaman Online Rupiah Cepat

Apabila Anda membutuhkan pinjaman online dan tanpa jaminan, maka Rupiah Cepat merupakan solusinya. Karena hanya perlu melakukan pengajuan menggunakan KTP serta mengisi beberapa data diri yang dibutuhkan saja.

Tenor yang ditawarkan oleh Rupiah Cepat dimulai dari 3 bulan hingga 1 tahun, limit pinjamannya yang bisa cairkan bisa mencapai 5 juta rupiah. Jumlah tersebut tentunya cukup bagi Anda yang memang ingin membuka sebuah usaha dan sedang membutuhkan dana cepat.

Sekilas tentang Rupiah Cepat

Rupiah Cepat merupakan sebuah aplikasi berbasis online yang dimiliki PT Kredit Utama atau KUFI dan ini adalah salah satu korporasi yang memang bergerak pada bidang jasa pinjol di Indonesia. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini, Rupiah Cepat memberikan penawaran pada masyarakat dalam hal keuangan.

Proses pengajuannya sendiri cukup cepat dan dapat dilakukan secara online, Anda hanya perlu mengunduh aplikasi Rupiah Cepat di Playstore melalui smartphone. Mengisi semua formulir yang diberikan oleh mereka, hingga menunggu sampai dana pinjaman masuk ke dalam rekening pribadi Anda tidak sampai 3 hari.

Data pribadi Anda pun terjamin keamanannya, sebab Rupiah Cepat sudah mendaftarkan diri mereka dan mengizinkan OJK mengawasi kinerja tim Rupiah Cepat. Sehingga nantinya segala aktivitasnya akan terpantau dengan apik.

Informasi tentang bunga pinjaman

Seperti bank, pinjaman online juga membebankan bunga kepada para nasabahnya. Dimana besarannya memang lebih besar dibandingkan bank pada umumnya, namun persentasenya tentu telah melalui persetujuan dan sesuai aturan dari OJK.

  • Nominal pinjaman yang diberikan, mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 10.000.000
  • Tenornya memang hanya ada dua pilihan, yaitu mulai dari 3 bulan hingga 1 tahun.
  • Bunga tahunannya terbilang rendah, yaitu maksimal sebesar 24% per tahun.
  • Sebagai platform dengan layanan P2P lending, KUFI mengenakan biaya yang berbeda dan disesuaikan dengan produk yang nasabah pilih. Dimana biaya tersebut menggunakan penilaian dari skor kredit, pihak ketiga dan pengelolaan akun.
  • Contohnya, bila Anda meminjam dana sebesar 2 juta dan mengambil tenor 91 hari. Maka biaya yang nantinya akan dibebankan adalah sebesar :

Suku bunga untuk per tahunnya 24%

Bunga total : 2.000.000 x (360/24%) x 91 = Rp 121.333,33

Total yang dikembalikan : 2.000.000 + 121.333,33 = 2.121.333,33

Besaran Bunga Pinjaman di Pinjaman Online Rupiah Cepat

Cara untuk mendaftar

Untuk syarat pengajuannya sendiri, Anda tidaklah sulit sebagaimana jika melakukan pengajuan di bank konvensional pada umumnya yang harus menyiapkan begitu banyak hal. Namun, di Rupiah Cepat, Anda hanya harus memenuhi persyaratan dibawah ini :

  • WNI
  • Minimal berusia 18 tahun
  • Mempunyai KTP serta rekening pribadi
  • Berdomisili atau bertempat tinggal di Indonesia
  • Dokumen atau berkas hanya e-KTP dan beberapa hal lain misalnya dibutuhkan.

Keunggulan yang dimiliki oleh Rupiah Cepat

Bukan tanpa alasan banyak orang yang percaya dan menggunakan Rupiah Cepat sebagai solusi ketika mengalami masalah finansial yang sifatnya darurat. Bahkan banyak juga diantara mereka, telah berkali-kali melakukan pinjaman dana. Hal tersebut tentunya karena keunggulan dari Rupiah Cepat, seperti :

  • Tidak ada jaminan

Bayangkan saja, Anda sebagai nasabah bisa melakukan pengajuan pinjaman hingga limit tertinggi, yaitu 10 juta rupiah. Namun, tidak perlu memberikan agunan atau jaminan apapun secara mudah dan hanya memerlukan KTP saja.

  • Cepat dan mudah

Prosesnya sendiri sangatlah mudah dan juga cepat. Anda hanya harus mengisi form yang tersedia dengan benar. Kemudian mengupload beberapa dokumen, seperti KTP dan beberapa berkas lain untuk menaikkan limit pinjaman.

  • Pelayanannya cepat dan berkualitas

Komitmen yang dipegang oleh Rupiah Cepat adalah menyediakan layanan terbaik untuk para nasabahnya. Dengan menawarkan bunga rendah, juga transparan tanpa adanya biaya yang disembunyikan serta prosesnya cepat.

  • Terpercaya

Platform Rupiah Cepat ini sudah terdaftar dan juga diawasi oleh pihak OJK. Sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir bila mereka akan menyebarkan data pribadi atau melakukan tindakan pengancaman saat melakukan penagihan.

  • Konfidensial dan aman

Rupiah Cepat akan melindungi dan bertanggung jawab atas semua data diri dari nasabahnya. Jadi, jika nantinya mereka melakukan hal-hal yang tidak patut. Misalnya seperti melakukan penagihan yang tidak beretika atau menyebarkan data, Anda bisa melaporkannya kepada OJK dan nantinya OJK akan melakukan evaluasi serta tindakan tegas kepada Rupiah Cepat.

Aplikasi ini memiliki rating yang cukup baik dan review meyakinkan pada Playstore. Banyak dari para penggunanya yang merasa puas serta pengalaman menyenangkan selama menjadi nasabah dari Rupiah Cepat. Bahkan banyak pula dari mereka telah berulang kali meminjam dana pada platform tersebut.

Namun, Anda tetap harus pintar-pintar mengelola uang pinjaman tersebut agar nantinya dapat mengembalikan dananya dengan tepat waktu. Karena saat Anda telat untuk mengembalikan dana tersebut, maka bisa saja limit yang dimiliki malah hangus sehingga tidak bisa mengajukan pinjaman kembali.

Simak yuk! Daftar Pinjol yang Resmi dan Terdaftar OJK

pinjaman online legal

Di era teknologi yang semakin canggih, masyarakat semakin dimudahkan dalam melakukan aktifitas salah satunya adalah dalam hal pinjam-meminjam uang. Kini kita dapat meminjam uang dengan aplikasi pinjaman online (pinjol) yang prosesnya sangat mudah dan cepat sehingga banyak masyarakat yang tergiur dengan hal tersebut.

Karena maraknya aplikasi pinjol, sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam memilih aplikasi yang akan kita gunakan karena banyak ditemukan pinjol ilegal yang sudah berhasil diberantas oleh pihak yang berwajib. Collector pinjol ilegal akan menagih pinjaman melalui telepon, social media, juga secara langsung. Pinjol ilegal tidak akan segan untuk menagih dengan teror dan kekerasan kepada debitur yang terlambat melakukan pembayaran.

Masyarakat pengguna aplikasi pinjol disarankan membaca syarat dan ketentuan yang dikeluarkan oleh fintech secara hati-hati untuk menghindari disalahgunakannya data dan agar pinjaman yang kita ajukan bisa disetujui. Jangan lupa untuk membaca secara rinci seluruh informasi mengenai tagihan dan bunganya.

Selain itu, kita juga harus melakukan pengecekan apakah aplikasi pinjol yang kita gunakan tersebut terdaftar di OJK atau tidak.

Dikutip dari laman resmi OJK, berikut beberapa nama dan link dari berbagai macam perusahaan fintech lending berizin dan terdaftar di OJK per 6 oktober 2021 :

1. Danamas 

Danamas adalah perusahaan fintech lending yang berada dibawah naungan Sinarmas Financial Service. Danamas berkomitmen untuk memberikan solusi kepada para pelaku usaha produktif terutama usaha mikro untuk dapat meningkatkan usahanya yang biasanya terhambat oleh kekurangan uang modal. Aplikasi Danamas kini sudah menggunakan teknologi modern sehingga memudahkan pengguna karena sangat user friendly. Selain meminjamkan uang, Danamas juga menyediakan fitur lain seperti Prabayar, Simas Discount, Buka Rekening Bank Sinarmas, Beli/Jual Reksadana, dan Pembelian Asuransi sehingga aplikasi ini bisa kamu jadikan referensi yang pas untuk meminjam uang.

2. KIMO 

Perusahaan fintech yang digawangi oleh PT Creative Mobile Adventure ini adalah salah satu perusahaan fintech yang memiliki kemitraan dengan berbagai penyedia layanan telekomunikasi seperti Axiata, Telkomsel, dan Indosat. Dikutip dari laman resminya, KIMO memiliki misi utama yaitu membantu pemerintah dalam menyebarkan inklusi keuangan ke seluruh wilayah di Indonesia dan kini sudah tersedia di platform Google Play. Selain layanan online, KIMO juga sudah tersedia secara offline di M-Kios untuk lebih memudahkan masyarakat yang terhambat jarikan dan teknologi.

3. Tunaiku 

Tunaiku adalah salah satu situs pinjaman online (pinjol) pertama di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2014 dan merupakan salah satu produk dari Amar Bank. Selain di bawah naungan bank resmi, Tunaiku juga berdiri di bawah naungan perusahaan multinasional Tolaram Group. Karena berada dibawah naungan bank resmi, Tunaiku sangat aman dan terpercaya untuk kamu gunakan sebagai referensi peminjaman.

Dengan visi Tunaiku untuk memberikan layanan kredit tanpa agunan yang mudah, aman, terpercaya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang tidak hanya ingin tapi juga butuh dana tunai tanpa jaminan langsung cair untuk memenuhi kebutuhan mendesak untuk modal usaha, renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya pernikahan hingga biaya kesehatan yang tak terduga.

Keunggulan melakukan peminjaman di Tunaiku sangat banyak sekali, contohnya adalah cicilan di Tunaiku bisa bayar bulanan, bunga dan cicilan ringan, dan pengajuan secara online mudah dan praktis.

4. ShopeePayLater 

Kamu pasti sudah tidak asing dengan yang satu ini bukan? Berbeda dengan ShopeePay yang merupakan dompet digital, Shopee PayLater adalah pinjaman resmi yang disediakan oleh Shopee dan diawasi langsung oleh OJK jadi sangat aman digunakan. Shopee PayLater memiliki sistem waktu cicilan yaitu tiga bulan, enam bulan, dan satu tahun. Besar cicilan Shopee PayLater terdiri atas cicilan pokok dan suku bunga yang besarnya minimal 2,95% per bulan untuk program Shopee Beli Sekarang Bayar Nanti. Selain itu ada pula biaya penanganan yang besarnya 1% dari total pembelian. Namun kamu harus berhati-hati dan memperhatikan denda bagi pembayaran yang terlambat. Jika terlambat, kamu akan dikenakan denda sebesar 5% per bulan dari seluruh total tagihan. Walaupun akses belanja menjadi sangat mudah, kamu tetap harus memikirkan kapasitas untuk membayar pinjaman di Shopee PayLater ya sobat?  

Diatas merupakan beberapa pinjaman online yang resmi dan terdaftar di OJK. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan data yang lebih lengkap mengenai pinjol resmi yang terdaftar di OJK, kamu bisa langsung mengunjungi situs resmi OJK di www.ojk.go.id.

Tapi jika kebutuhanmu tidak sangat mendesak, sebaiknya dipikirkan matang-matang ya sobat, sebelum melakukan pinjaman online karena resiko yang sangat besar dan bisa saja kamu akan menjadi ketergantungan meminjam uang dari pinjol. Tapi jika sudah terlalu mendesak, kamu dapat meminjam uang sesuai dengan kemampuan bayar. Pastikan untuk selalu menggunakan layanan pinjaman online yang aman.