Pinjaman

Ciri-ciri Pinjaman Online yang Terpercaya

Seiring dengan kemajuan teknologi, jumlah orang yang tertarik untuk menggunakan layanan keuangan yang  berbasis digital pun meningkat. Salah satu contoh dari bentuk layanan keuangan digital adalah pinjaman online. Selain itu, pada saat pandemi seperti sekarang, selalu saja ada kebutuhan mendesak yang mengharuskan Anda untuk menyiapkan dana di luar anggaran yang sudah ditentukan. Pada saat seperti ini dengan syarat dan dana sederhana yang dapat ditarik dalam beberapa jam setelah diajukan, pinjaman online adalah solusi tepat untuk mengatasi masalah keuangan yang akan segera terjadi. Pesatnya peningkatan aplikasi pinjaman oleh komunitas, tentu saja berarti semakin banyak penyedia pinjaman akan muncul. Tidak hanya lembaga pinjaman online  legal dan dapat diandalkan, saat ini juga marak beredar layanan pinjaman online ilegal palsu yang mencoba membebani keuangan korban dengan suku bunga tinggi dan biaya keterlambatan. 

Situasi ini tentu memaksa pemerintah untuk melakukan upaya ekstra dan dapat segera memberantas lembaga pinjaman online palsu yang bermasalah. Namun, meskipun banyak upaya, upaya telah dilakukan. Namun, pinjaman online ilegal ini terus muncul di kalangan masyarakat dengan nama yang baru, walaupun pemerintah sudah melakukan berbagai upaya seperti memperketat peraturan layanan keuangan dan memblokir layanan yang dilaporkan publik. 

Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan mengetahui ciri-ciri pinjaman online yang resmi, dapat diandalkan, dan dapat dipercaya. Dengan cara ini, masyarakat tidak akan tergoda, apalagi mencari jasa ilegal. Berikut merupakan ciri-ciri pinjaman online terpercaya;

1. Mendapat izin OJK

Syarat utama untuk memastikan apakah pinjaman online tersebut dapat dipercaya atau tidak adalah dengan izin OJK. Sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman, Anda harus memastikan lembaga pinjaman online tersebut sudah terdaftar dan mendapat izin OJK. OJK akan secara langsung mengawasi lembaga pinjaman online, selain itu juga akan melakukan publikasi mengenai aplikasi pinjol yang resmi maupun yang ilegal secara berkala. Untuk menemukan publikasi tersebut Anda dapat datang ke situs resmi OJK atau menelpon 157.

2. Persentase bunga normal

Fitur pinjaman online yang terpercaya adalah suku bunga normal. Semua pemberi pinjaman online membebankan jumlah bunga yang bervariasi. Namun, perlu diingat bahwa suku bunga pinjaman online yang digunakan kurang dari 1% per hari. Beberapa penyedia layanan ini ada membebankan suku bunga 0,16 persen per hari. Bunga hingga 1 persen dari per hari dihitung dan ditentukan. Suku bunga ini diharapkan tidak dibebankan kepada peminjam dalam bentuk angsuran atau pelunasan dana pinjaman.

3. Transparansi informasi

Selain terdaftar di OJK dan memiliki suku bunga yang normal. Adanya transparansi terhadap segala jenis informasi juga merupakan bagian dari ciri pinjaman online yang dapat dipercaya. Informasi yang diberikan harus jelas, meliputi rincian persyaratan, beban bunga yang dibayarkan, batas waktu pembayaran cicilan, dan informasi lainnya. Dengan hal ini Anda dapat memprediksikan dengan baik sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman.

Selain itu, Anda juga perlu memastikan bahwa perusahaan pinjaman online tersebut memberikan informasi mengenai perusahaan mereka. Informasi seperti nomor telepon, email dan alamat. Jika tidak tercantum informasi yang jelas, Anda patut mencurigai hal tersebut, karena bisa jadi perusahaan tersebut adalah perusahaan pinjaman online ilegal.

4. Kredibilitas perusahaan tidak meragukan

Anju harus memastikan kembali bahwa lembaga pinjaman online yang Anda pilih memiliki kredibilitas yang tidak diragukan lagi. Anda dapat memastikan hal tersebut dengan cara mengecek testimoni dan review yang diberikan oleh pengguna layanan tersebut. Untuk melihat testimoni dan review lembaga tersebut Anda dapat mencarinya di situs perusahaan atau melalui berbagai forum diskusi pinjol di sosial media.

5. Layanan konsumen resmi

Mempunyai kontak layanan konsumen resmi adalah salah satu ciri perusahaan pinjaman online yang aman dan dapat dipercaya. Kontak ini dapat Anda temui di situs web perusahaan yang bergerak dalam bidang ini. Jika Anda mendapatkan penawaran melalui SMS ataupun pesan WA sebaiknya Anda abaikan saja. Karena ada kemungkinan besar tawaran tersebut dikirim oleh perusahaan pinjaman online ilegal yang tidak dapat dipercaya. Kontak layanan konsumen dapat berupa kontak email, nomor telepon, ataupun nomor WA. Fitur layanan ini dapat digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan komplain atau permasalahan lain yang terjadi saat masa peminjaman dana tersebut. Anda juga harus memastikan untuk email yang digunakan oleh  perusahaan bukanlah email palsu seperti email gratis atau email gmail dan yahoo. Email perusahaan harus menjadi email resmi dari perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia pinjaman online, sehingga Anda dapat merasa aman dan percaya untuk mengajukan pinjaman dana di perusahaan tersebut.

Demikianlah penjelasan dari ciri-ciri pinjaman online yang terpercaya. Semoga Anda semua terhindar dari penipuan pinjaman online ilegal.

Bahaya-bahaya yang Ditimbulkan Bila Kita Meminjam di Pinjol Ilegal

Perkembangan teknologi mempermudah masyarakat untuk memenuhi segala perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam hal finansial. Tidak hanya bank digital yang mengalami perkembangan pesat, saat ini layanan dari industri fintech pun semakin banyak ditawarkan. Kehadiran fintech di kalangan masyarakat menjadi cara baru bagi masyarakat untuk mengajukan pinjaman. Persyaratan  meminjam  lebih mudah daripada mengajukan pinjaman ke bank atau koperasi. Faktanya, FinTech hanya membutuhkan waktu 24 jam setelah mengirimkan dana  ke pelanggan. Keuntungan inilah yang membuat  

Sebab itu pinjaman dana semakin populer dan semakin banyak digunakan oleh berbagai kelompok orang. Namun, semua kemudahan ini  memiliki risiko jika tidak digunakan dengan hati-hati. Guna mengatasi resiko tersebut, Masyarakat harus berperilaku bijak dan bertanggung jawab dalam penggunaan pinjaman online. Hal ini harus dilakukan agar dikemudian hari tidak terlalu memberatkan. Normalnya, cicilan untuk semua pinjaman tidak boleh melebihi 30% dari gaji bulanan Anda. Hal ini akan memudahkan dalam melakukan pembayaran dana pinjaman yang dilakukan secara mencicil hingga lunas, tanpa terbebani oleh segala kebutuhan pokok lainnya. Ini karena pinjaman online memiliki persentase bunga yang  lebih tinggi dan periode pembayaran yang lebih pendek daripada pinjaman konvensional. 

Selain itu, metode yang digunakan penagih utang kepada peminjam yang menunggak pun cukup mengkhawatirkan. Dari ancaman hingga menyebarkan data pribadi peminjam. Meskipun begitu, banyak sekali masyarakat yang terkena aksi pinjaman online ilegal dan kesulitan untuk meloloskan diri dari lingkaran ini. Berikut merupakan bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan bila kita meminjam di pinjol ilegal;

1. Suku bunga yang tinggi

Jeanny Silvia sebagai Jaksa LBH Jakarta, mengungkapkan bahwa bahaya paling utama jika meminjam dana di pinjol ilegal adalah suku bunga tinggi. Dari banyaknya pengaduan yang dilaporkan bunga pinjaman dana online ilegal jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan suku bunga dari bank. Suku bunga dapat mencapai 4% per hari sedangkan suku bunga yang ditawarkan oleh bank konvensional adalah 12 hingga 13% per tahun.

2. Biaya administrasi yang besar

Selain suku bunga yang tinggi, biaya administrasi yang dikeluarkan untuk mengajukan pinjaman pun terbilang besar. Berdasarkan laporan yang diterima oleh LBH Jakarta, dari total pinjaman biaya administrasi dapat mencapai 30 persen.

3. Masa pembayaran yang singkat

Dengan tingginya suku bunga yang diikuti dengan masa pembayaran yang singkat, tentu saja hal ini akan menjadi bahaya di kemudian hari. Karena peminjam dipaksa untuk segera melakukan pembayaran dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat.

4. Menggunakan dan menyebarkan data pribadi

Jika Anda sebagai peminjam tidak dapat mengembalikan dana dalam jumlah dan waktu yang ditentukan. Maka banyak perusahaan pinjaman online ilegal yang akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang mereka kembali. Salah satunya adalah dengan menggunakan dan menyebarluaskan data pribadi Anda. tentu saja hal ini akan sangat berbahaya, karena dapat pribadi Anda tersebar luas sehingga sangat besar kemungkinannya data pribadi Anda disalahgunakan dan dapat merugikan Anda. selain itu dengan dapa tersebut, pinjol ilegal dapat mengakses foto yang ada di galeri ponsel peminjam, mengetahui kontak ponsel Anda, dan lain sebagainya.

5. Mendapatkan teror dan intimidasi

Ketika Anda sebagai peminjam tidak dapat mengembalikan dana yang dipinjam dalam jumlah dan waktu yang telah ditentukan. Maka lembaga pinjaman online ini akan mengerahkan penagih hutang atau yang biasa kita sebut debt collector untuk melakukan penagihan. Metode penagihan ini pun beragam, mulai dari teror, intimidasi, hingga sampai kekerasan fisik. Menurut LBH banyak dilaporkan kasus intimidasi yang dilakukan pinjol ilegal. Intimidasi yang dilakukan dapat berupa ancaman, penipuan, menyebarkan data pribadi, hingga pelecehan seksual. LBH mencatat sebanyak 72,08 persen pengguna pinjol ilegal adalah perempuan dan sebanyak 22 persen pinjaman mengalami kekerasaan saat ditagih oleh debt collector.

6. Tidak memiliki izin dan tidak terdaftar di OJK

Salah satu cara untuk memastikan perusahaan ini adalah perusahaan pinjaman dana resmi atau ilegal adalah terdaftar atau tidaknya pinjol tersebut di OJK. Para perusahaan pinjaman online ilegal biasanya tidak terdaftar dan tidak memiliki izin di OJK. sehingga ketika peminjam mendapatkan perlakukan buruk dari pinjol ilegal, para korban tidak dapat melakukan pengaduan ataupun meminta bantuan dari pihak otoritas. Hal ini akan membuat korban merasa frustasi. Bahkan ada banyak laporan korban pinjol ilegal sampai melakukan bunuh diri hanya untuk menghindari teror yang diterima dari pinjol.

Demikianlah beberapa bahaya yang ditimbulkan bila kita meminjam di pinjol ilegal. Sebenarnya meminjam dana melalui pinjaman online itu memang tidak salah, namun Anda perlu berhati-hati dan memastikan kembali apakah perusahaan tempat anda mengajukan pinjaman dana tersebut resmi atau ilegal.

Apa Keunggulan Pinjaman Online Dibanding Pinjaman Bank?

Di era serba digital ini, masyarakat kita semakin mudah dalam mengajukan pinjaman. Tidak hanya di bank saja, tapi juga bisa melalui layanan pinjaman online (pinjol) yang kian hari semakin bertambah jumlahnya. Kenapa sih mulai banyak orang berpaling kesana? Bisa dibilang karena kemudahan yang tidak ditemukan di pinjaman bank. Tak dipungkiri kita sering terkendala dengan syarat dari pihak bank, prosedur yang berbelit, apalagi ada keharusan menggadaikan barang berharga.

Jadi yang bisa meminjam uang di bank hanya pihak-pihak tertentu saja. Lalu bagaimana dengan pinjol? Hadirnya pinjaman online tentu membuat sektor layanan keuangan di Indonesia semakin meluas. Dilansir dari situs resmi OJK, ada sebanyak 106 perusahaan pinjaman online yang sudah terdaftar dan berizin per November 2021. Melihat dari data tersebut, sangat wajar kalau membuat dilema masyarakat. Apakah tetap memilih pinjaman bank atau mencoba pinjaman online saja? Sebelum membahas keunggulan pinjaman online, yuk simak kelebihan dan kekurangan pinjaman bank terlebih dahulu.

Pinjaman Bank: Kekurangan dan Kelebihannya

Sudah pernah mengajukan kredit ke bank belum? Sepertinya hampir sebagian besar masyarakat Indonesia pernah melakukan hal satu ini, apalagi selama pandemi Covid-19. Meminjam uang di bank biasanya dilakukan untuk mendapat modal besar dalam hal bisnis, memenuhi kebutuhan sehari-hari, merenovasi atau membangun rumah, dan berbagai keperluan lainnya.

Kelebihan Pinjaman Bank

  •       Risiko kecil karena seluruh kegiatan bank yang ada di Indonesia di bawah pengawasan pemerintah langsung. Sangat kecil kemungkinan Anda menjadi korban penipuan.
  •       Bunga tidak terlalu tinggi dan relatif rendah. Berdasarkan informasi yang kami dapat dari NAV, tingkat suku bunga pinjaman online bahkan lebih besar dari bank. Hal ini disebabkan oleh aturan tingkat suku bunga yang harus mengikuti ketentuan Bank Indonesia. Kendati demikian, ini bisa jadi pertimbangan penting saat hendak memutuskan antara mengajukan pinjaman uang di bank atau platform fintech.
  •       Fleksibel dalam hal jangka waktu kredit. Bahkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Ingin kredit jangka pendek, menengah atau jangka panjang.

Kekurangan Pinjaman Bank

  •       Syarat yang banyak dan rumit. Mulai dari mempersiapkan dokumen pengajuan pinjaman seperti bukti identitas diri, NPWP, kartu keluarga, surat keterangan penghasilan, buku tabungan, bahkan akta nikah kalau sudah berstatus kawin. Selain itu masih ada beberapa dokumen syarat lainnya yang harus dilengkapi nasabah.
  •       Riwayat kredit nasabah akan diperiksa. Kalau punya riwayat kredit macet kama otomatis pengajuan pinjaman akan ditinjau ulang atau bahkan ditolak pihak bank. Ini merupakan salah satu prosedur wajib dari bank tempat Anda meminjam uang sebelum menyetujui permohonan. Bisa disebut sebagai salah satu kekurangannya.

Bagaimana dengan Pinjaman Online?

Keunggulan Pinjol Dibanding Pinjaman Bank

Dari penjelasan diatas, mungkin secara garis besarnya Anda sudah mengetahui apa saja sih kelebihan dari pinjaman online yang tidak dimiliki bank. Supaya lebih paham, simak informasi berikut.

Kelebihan Pinjol

  •       Proses pengajuan mudah karena bisa dilakukan secara online. Anda tidak perlu datang ke kantor cabang terdekat hanya untuk menyampaikan permohonan. Aksesnya juga tersedia selama 24 jam penuh, bisa diajukan dari mana saja. Hanya perlu mendownload dan menginstal aplikasi pinjaman online, kemudian menyerahkan beberapa dokumen terkait identitas diri, NPWP dan lain sebagainya maka bisa terdaftar sebagai nasabah pinjaman online. Walaupun kebanyakan sistemnya seperti itu, namun menurut informasi yang dilansir dari situs Money Management, ada beberapa pinjol yang mengharuskan nasabah menyelesaikan proses pendaftaran di lokasi yang ditunjuk. Proses peninjauan pinjaman baru akan dilakukan setelah melakukan pendaftaran lewat aplikasi dan mendatangi kantor terdekat.
  •       Pencarian uang lebih cepat dalam hitungan hari bahkan ada yang hanya dalam hitungan menit. Dengan opsi tersebut, tentu sangat cocok bagi para nasabah yang kepepet butuh dana cair secepat mungkin. Waktu permoresan untuk berbagai lembaga keuangan online ini memang berbeda-beda, tapi pastinya lebih efisien karena tidak membuat nasabah menunggu atau bahkan bolak-balik ke lokasi pemberi pinjaman.
  •       Tidak perlu gadai barang berharga, asal syarat lengkap. Kelengkapan dokumen merupakan syarat mutlak agar pinjaman bisa segera disetujui dan cair. Untuk variasi jumlah pinjaman juga terbilang tinggi, bisa untuk menutupi biaya tak terduga. Seperti saat menghadapi situasi darurat, contoh nyata adalah ketika pandemi Covid-19 muncul. Pinjol mungkin dapat membantu mengatasi hal ini. Terkait dengan masalah pembayaran bisa diatur secara penuh sesuai tanggal yang dipilih. Proses pelunasannya juga lebih mudah diatur.
  •       Pembayaran cicilan bisa dari mana saja, nasabah diberikan pilihan untuk membayar via transfer bank ataupun minimarket. Dengan layanan ini, Anda bisa menjaga kualitas kredit dengan baik tanpa khawatir denda.

Itulah beberapa keunggulan pinjaman online dibanding pinjaman bank. Bagaimana? Tertarik menggunakan layanan keuangan satu ini? Tidak perlu khawatir masalah keamanan, kalau sudah terdaftar OJK berarti pinjaman online yang bersangkutan bisa dipercaya.

Mengenal Apa Itu TKB Dalam P2P Lending

Saat berencana berinvestasi secara online, pasti ada banyak hal yang harusdipertimbangkan. Salah satunya adalah TKB dari perusahaan, apakah sudah terjaga atau belum cukup baik.  Banyak investor mengutamakan  dan memperhatikan perusahaan yang mempunyai TKB stabil, baru mereka berani melepaskan dana untuk investasi. Terutama pada perusahaan P2P Lending. Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini P2P lending memang menarik banyak perhatian karena menawarkan keuntungan menjanjikan. Tidak hanya bagi penerima pinjaman modal tapi juga bagi pemilik modal yang berinvestasi. Apa sih fungsi sebenarnya dari TKB ini?

TKB sendiri adalah Tingkat Keberhasilan, salah satu istilah yang sering dipakai dalam dunia P2P Lending.  Berikut penjelasan mengenai pengertian, manfaat, tujuan, dan cara hitung TKB supaya Anda tahu risiko pendanaan.

Apa itu TKB?  

Sebagai investor, Anda wajib mengetahui apa yang dimaksud dengan TKB kalau berencana melakukan investasi pada perusahaan P2P Lending. Sebelum membahas lebih lanjut, pahami dulu dasar-dasarnya. Guna mempermudah Anda, berikut kami berikan contoh. Misal, teman Anda membutuhkan dana untuk usaha. Tapi tidak bisa meminjam dari bank karena belum memenuhi persyaratan. Namun untuk meminjam kepada Anda pun merasa segan dan malu. Padahal sebenarnya Anda punya dana yang cukup untuk dipinjamkan, tapi takut tidak kembali sesuai janji.

Untuk kasus tersebut, P2P lending menawarkan solusi cepat, terukur, dan mudah. Dimana proses pembiayaan atau pinjaman modal usaha dilakukan tanpa perantara Bank, melalui layanan online seperti marketplace pada fintech yang tersedia. Pihak pendana sebagai pemberi pinjaman dan peminjam sebagai pihak yang mengajukan pinjaman dana yang wajib membayar beserta  bunga yang ditentukan. P2P lending merupakan perusahaan penyelenggara yang mengamankan hubungan antara kedua belah pihak, sehingga sama-sama mendapat manfaat dari transaksi tersebut. Pendana mendapat imbal hasil terbaik, dan peminjam mendapat pinjaman dengan bunga yang lebih kompetitif.

Dalam hal ini P2P lending bertugas menyeleksi, menganalisis, dan menyetujui permohonan peminjam dan menawarkannya kepada para pendana. Lalu, apa hubungan antara tingkat keberhasilan dan P2P Lending? Sebenarnya TKB merujuk pada peluang keberhasilan dari pihak P2P lending sebagai penyelenggara yang menyediakan ruang penyelesaian kewajiban peminjaman dana selama 90 hari setelah tanggal kesepakatan berakhir. Untuk rumus perhitungannya berikut ini:

TKB 90 = 100%-TKW 90.

Nilai TKB 90 akan lebih tinggi kalau nilai TKW 90-nya kecil. Peluang berhasil bayar ataupun gagal selalu ada ketika pendana memberikan modal pinjaman. Silahkan gunakan rumus berikut untuk mengetahui nilai dari TKW 90.

TKW 90 = (outstanding wanprestasi>90 hari/total outstanding)x100%

Para pemberi modal bisa mengetahui apakah P2P Lending yang digunakan bisa menjaga nilai TKB 90 dan TKW 90 tetap stabil atau tidak. Tentu ini menjadi bahan pertimbangan penting ketika memberi modal, apakah dinilai aman dan nyaman.

Selain itu, TKB 90 juga dibutuhkan untuk menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap transparansi investasi. Sehingga semakin banyak orang berani menanamkan modal pada layanan P2P lending resmi dan terdaftar. Hal ini sesuai dengan peraturan yang dibuat oleh OJK mengenai layanan pinjam meminjam penyelenggara fintech.

Yang mana masing-masing perusahaan bisa mempublikasikan tingkat keberhasilan penyelesaian kewajiban antara pemodal dan penerima modal. Sebagai bahan pertimbangan investasi, ketahui bahwa nilai TKB 90 merupakan hasil rata-rata dari semua outstanding portofolio pinjaman sebagai satu kesatuan usaha yang dikelola fintech.

Perlu diketahui juga kalau P2P Lending hanya berperan sebagai pihak yang menyediakan, mengelola, dan mengoperasikan layanan pinjam meminjam uang melalui sebuah platform. Sumber dana secara keseluruhan berasal dari investor, sesuai dengan perjanjian yang berlaku maka risiko gagal bayar ditanggung oleh nasabah peminjamnya sendiri.

Pentingnya TKB dalam Investasi bagi Pihak Pendana

Ternyata memang tidak mudah mengambil keputusan untuk berinvestasi secara online. Ada banyak hal yang menjadi bahan pertimbangan supaya pelaksanaannya berjalan sesuai harapan Anda. Salah satu hal penting untuk diperhatikan adalah TKB dari perusahaan stabil atau tidak. Sebagai investor yang ingin untung, Anda dituntut untuk selektif dalam memilih platform investasi. Baru pertama kali mencoba tidak menjadi alasan kenapa harus merugi, bukan?

Untuk mengurangi gagal bayar, memang tidak bisa 100% berhasil. Setidaknya Anda dapat menguranginya dengan mempertimbangkan TKB 90. Inilah hal yang membuat P2P lending disebut sebagai investasi terbaik dan aman digunakan. Para investor bisa menerima jaminan dana pasti kembali beserta bunganya. Sangat penting mengutamakan rasa aman dan nyaman dalam investasi mengingat dana yang dikeluarkan harus memberikan hasil lebih menguntungkan.

 

Mengukur TKB dan potensi risiko dalam pertimbangan investasi dana di P2P Lending bisa dilakukan dengan cara di aas. Apakah Anda mulai tertarik berinvestasi? Semua keputusan berada di tangan Anda. Kalau yakin maka pastikan bahwa nilai TKB 90 P2P lending cenderung stabil dan aman walau risiko tetap bisa dihindari. Semoga Anda bisa untung besar dari investasi ini.

Beberapa Keunggulan Pinjol Bila Dibandingkan dengan Pinjaman Bank

Pinjaman Online atau pinjol menjadi akses keuangan yang saat ini banyak digunakan banyak orang, termasuk bagi mereka yang tidak memiliki akun bank. Pinjaman online (pinjol) saat ini sedang berkembang pesat dan sedang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Tidak bisa dipungkiri kehadiran produk fintech ini bisa menjadi solusi cepat dalam mencari dana mendesak.

Proses pinjaman online tergolong sangat cepat dan mudah jika dibandingkan dengan pinjaman-pinjaman yang lain karena tidak perlu menggunakan agunan dan proses survei.

Terdapat beberapa keunggulan keunggulan pinjol bila dibandingkan dengan pinjaman bank. Berikut beberapa keunggulannya.

1.Pencairan cepat

Disebut pinjaman online karena segala bentuk keperluan dan kepentingan dilakukan secara digital, kamu bisa mendapat dana cepat hanya dalam jangka waktu 1×24 jam saja. Walaupun terbilang cepat tetapi terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kamu ingin menggunakan layanan aplikasi pinjaman online. Beberapa diantaranya yaitu nomor handphone, deteksi sms, lokasi, foto, dan KTP.

Akan tetapi jika kamu sebelumnya sudah pernah melakukan pinjaman online kamu bisa memangkas proses peminjaman hanya menjadi hitungan jam saja. Jadi Ketika kamu sedang dalam keadaan terdesak dan membutuhkan dana mendesak kamu bisa memanfaatkan pinjaman online ini karena prosesnya yang terbilang singkat tadi.

2. Pinjaman bisa kurang dari Rp. 1 Juta

Di pinjaman online ini kamu dapat mengajukan transaksi kurang dari 1 juta rupiah atau sesuai dengan kebutuhanmu. Jika di Lembaga keuangan lain (selain pinjaman online) terdapat minimal peminjaman dana. 

Dalam melakukan pinjaman online (pinjol) kamu juga perlu memperhatikan bunga pinjaman, besaran nominal yang dipinjam mempengaruhi besaran bunga yang harus dibayarkan. Semisal kamu meminjam uang sebesar Rp. 700.000,- , bunga yang diberikan oleh pinjaman online tentu berbeda Ketika kamu meminjam uang sebesar Rp. 10.000.000,-. Semakin besar uang yang kamu pinjam semakin besar pula bunga yang harus kamu bayarkan. 

Hati-hati terjebak bunga yang tinggi dalam melakukan pinjaman online. Layanan pemberi pinjaman online (pinjol) akan tetap memberikan bunga yang tinggi demi kepentingan dan kemajuan bisnis mereka. Mereka melakukan hal tersebut dikarenakan pinjaman tanpa menggunakan bunga akan menyebabkan resiko yang sangat besar bagi perusahaan atau pemberi layanan. Jadi alangkah baiknya meneliti dan meninjau kembali nominal bunga sebelum melakukan peminjaman.

3. Kemudahan Proses

Salah satu keunggulan pinjaman online dibandingkan dengan pinjaman lainnya adalah dalam kemudahan prosesnya. Untuk mengajukan pinjaman online (pinjol) kamu tidak perlu harus datang ke kantor peminjaman, berbeda halnya ketika kamu ingin melakukan pinjaman di bank, jika kamu ingin melakukan pinjaman di bank, kamu harus pergi ke cabang terdekat terlebih dahulu. Hal ini sangat menyulitkan Ketika kita sedang membutuhkan dana cepat. 

Dalam melakukan pinjaman online yang kamu butuhkan hanya handphone dan jaringan internet. Dengan begitu kamu bisa langsung mengajukan pinjaman online dan bisa langsung dicairkan. Mudah bukan? Kamu juga bisa lebih menghemat waktu dan tenaga karena terhindar dari proses yang ribet.

4. Menutupi Pengeluaran Darurat

Sebanyak apapun Anda ingin menghindarinya, keadaan darurat selalu muncul secara tak terduga. Contohnya saja saat tiba-tiba mengalami kecelakaan sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Tentu membutuhkan biaya tidak sedikit, tapi jika tidak ada uang untuk membayar bagaimana? Pinjol mungkin bisa membantu mengatasi hal ini karena lebih cepat cair. 

5. Tanpa Jaminan

Seperti yang sebelumnya dibahas dalam poin ketiga di atas, pinjaman online itu sangat memberikan kemudahan akses. Hal ini juga ditunjukkan tanpa adanya syarat untuk memberikan jaminan bahkan tanpa survey atau semacamnya. Dengan begitu nasabah dapat segera menerima dana yang dibutuhkan untuk melengkapi segala kebutuhan.

Kalau ada keluhan tentu ada juga kekurangan bukan? Nah kekurangan dari pinjaman dana online tanpa jaminan adalah limit pinjaman yang terbatas dan tidak terlalu besar. Selain itu jangka waktu peminjaman tidak terlalu lama, hanya berkisaran 1 bulan sampai 2 tahun saja. 

Hal tersebut tidak jarang dikeluhkan oleh nasabah pinjaman online. Alhasil jika nasabah membutuhkan dana yang besar dan jangka waktu yang panjang mereka tidak dapat melakukan di Lembaga pinjaman online melainkan melalui pinjaman di bank.

Saat melakukan pinjaman online , beberapa perusahaan atau layanan pinjaman online juga meminta nasabah untuk membayar sejumlah uang tambahan, seperti biaya administrasi serta denda keterlambatan pembayaran. Bagi nasabah yang baru pertama kali menggunakan jasa pinjaman online tidak terlalu memusingkan akan adanya biaya tambahan. Padahal hal itu sangat penting untuk diperhatikan. Demi memperkecil biaya yang kalian keluarkan. Agar jika nantinya sudah memasuki masa pembayaran cicilan tidak terasa berat. Maka dari itu, pertimbangakan terlebih dahulu aspek pentingnya sebelum mengajukan peminjaman online.

Itulah beberapa keunggulan pinjaman online (pinjol) dibandingkan dengan pinjaman bank. Mengingat segala hal di atas menurutmu pinjaman mana yang sebaiknya kamu pilih?  Tetap hati-hati dalam melakukan pinjaman baik itu online maupun tradisional. Teliti terlebih dahulu peraturan yang diberikan oleh layanan peminjaman sebelum melakukan peminjaman.

Simak yuk! Daftar Pinjol yang Resmi dan Terdaftar OJK

pinjaman online legal

Di era teknologi yang semakin canggih, masyarakat semakin dimudahkan dalam melakukan aktifitas salah satunya adalah dalam hal pinjam-meminjam uang. Kini kita dapat meminjam uang dengan aplikasi pinjaman online (pinjol) yang prosesnya sangat mudah dan cepat sehingga banyak masyarakat yang tergiur dengan hal tersebut.

Karena maraknya aplikasi pinjol, sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam memilih aplikasi yang akan kita gunakan karena banyak ditemukan pinjol ilegal yang sudah berhasil diberantas oleh pihak yang berwajib. Collector pinjol ilegal akan menagih pinjaman melalui telepon, social media, juga secara langsung. Pinjol ilegal tidak akan segan untuk menagih dengan teror dan kekerasan kepada debitur yang terlambat melakukan pembayaran.

Masyarakat pengguna aplikasi pinjol disarankan membaca syarat dan ketentuan yang dikeluarkan oleh fintech secara hati-hati untuk menghindari disalahgunakannya data dan agar pinjaman yang kita ajukan bisa disetujui. Jangan lupa untuk membaca secara rinci seluruh informasi mengenai tagihan dan bunganya.

Selain itu, kita juga harus melakukan pengecekan apakah aplikasi pinjol yang kita gunakan tersebut terdaftar di OJK atau tidak.

Dikutip dari laman resmi OJK, berikut beberapa nama dan link dari berbagai macam perusahaan fintech lending berizin dan terdaftar di OJK per 6 oktober 2021 :

1. Danamas 

Danamas adalah perusahaan fintech lending yang berada dibawah naungan Sinarmas Financial Service. Danamas berkomitmen untuk memberikan solusi kepada para pelaku usaha produktif terutama usaha mikro untuk dapat meningkatkan usahanya yang biasanya terhambat oleh kekurangan uang modal. Aplikasi Danamas kini sudah menggunakan teknologi modern sehingga memudahkan pengguna karena sangat user friendly. Selain meminjamkan uang, Danamas juga menyediakan fitur lain seperti Prabayar, Simas Discount, Buka Rekening Bank Sinarmas, Beli/Jual Reksadana, dan Pembelian Asuransi sehingga aplikasi ini bisa kamu jadikan referensi yang pas untuk meminjam uang.

2. KIMO 

Perusahaan fintech yang digawangi oleh PT Creative Mobile Adventure ini adalah salah satu perusahaan fintech yang memiliki kemitraan dengan berbagai penyedia layanan telekomunikasi seperti Axiata, Telkomsel, dan Indosat. Dikutip dari laman resminya, KIMO memiliki misi utama yaitu membantu pemerintah dalam menyebarkan inklusi keuangan ke seluruh wilayah di Indonesia dan kini sudah tersedia di platform Google Play. Selain layanan online, KIMO juga sudah tersedia secara offline di M-Kios untuk lebih memudahkan masyarakat yang terhambat jarikan dan teknologi.

3. Tunaiku 

Tunaiku adalah salah satu situs pinjaman online (pinjol) pertama di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2014 dan merupakan salah satu produk dari Amar Bank. Selain di bawah naungan bank resmi, Tunaiku juga berdiri di bawah naungan perusahaan multinasional Tolaram Group. Karena berada dibawah naungan bank resmi, Tunaiku sangat aman dan terpercaya untuk kamu gunakan sebagai referensi peminjaman.

Dengan visi Tunaiku untuk memberikan layanan kredit tanpa agunan yang mudah, aman, terpercaya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang tidak hanya ingin tapi juga butuh dana tunai tanpa jaminan langsung cair untuk memenuhi kebutuhan mendesak untuk modal usaha, renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya pernikahan hingga biaya kesehatan yang tak terduga.

Keunggulan melakukan peminjaman di Tunaiku sangat banyak sekali, contohnya adalah cicilan di Tunaiku bisa bayar bulanan, bunga dan cicilan ringan, dan pengajuan secara online mudah dan praktis.

4. ShopeePayLater 

Kamu pasti sudah tidak asing dengan yang satu ini bukan? Berbeda dengan ShopeePay yang merupakan dompet digital, Shopee PayLater adalah pinjaman resmi yang disediakan oleh Shopee dan diawasi langsung oleh OJK jadi sangat aman digunakan. Shopee PayLater memiliki sistem waktu cicilan yaitu tiga bulan, enam bulan, dan satu tahun. Besar cicilan Shopee PayLater terdiri atas cicilan pokok dan suku bunga yang besarnya minimal 2,95% per bulan untuk program Shopee Beli Sekarang Bayar Nanti. Selain itu ada pula biaya penanganan yang besarnya 1% dari total pembelian. Namun kamu harus berhati-hati dan memperhatikan denda bagi pembayaran yang terlambat. Jika terlambat, kamu akan dikenakan denda sebesar 5% per bulan dari seluruh total tagihan. Walaupun akses belanja menjadi sangat mudah, kamu tetap harus memikirkan kapasitas untuk membayar pinjaman di Shopee PayLater ya sobat?  

Diatas merupakan beberapa pinjaman online yang resmi dan terdaftar di OJK. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut dan data yang lebih lengkap mengenai pinjol resmi yang terdaftar di OJK, kamu bisa langsung mengunjungi situs resmi OJK di www.ojk.go.id.

Tapi jika kebutuhanmu tidak sangat mendesak, sebaiknya dipikirkan matang-matang ya sobat, sebelum melakukan pinjaman online karena resiko yang sangat besar dan bisa saja kamu akan menjadi ketergantungan meminjam uang dari pinjol. Tapi jika sudah terlalu mendesak, kamu dapat meminjam uang sesuai dengan kemampuan bayar. Pastikan untuk selalu menggunakan layanan pinjaman online yang aman.