Pinjaman

Modal Jumbo Pinjol : Aturan Baru OJK yang Berlaku Mulai 2022

Modal Jumbo Pinjol : Aturan Baru OJK yang Berlaku Mulai 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan beberapa aturan baru yang mengatur pendanaan bersama industri fintech, yang juga dikenal sebagai peer-to-peer (P2P) lending.  Anggota Dewan Komisioner dan Direktur Eksekutif Pengawasan IKNB OJK, Riswinandi Idris, setidaknya ada tujuh aturan baru  dalam aturan yang akan menggantikan POJK 77/2016 tentang perkreditan dasar dalam teknologi informasi layanan pinjaman.

Terkait dengan kepemilikan platform, misalnya bentuk  hukum, modal awal, NPV, batas maksimum pendanaan, pemegang saham mayoritas dan sejumlah batasan perlindungan konsumen seperti prosedur penagihan. Lebih khusus lagi, platform atau penyelenggara LPBBTI hanya dapat dimiliki sepenuhnya, dengan masing-masing pihak hanya  menjadi pemegang saham mayoritas dari satu penyelenggara LPBBTI konvensional dan Syariah.

Peraturan baru OJK

OJK juga tidak mengizinkan bentuk badan hukum koperasi seperti pada peraturan sebelumnya. Aturan baru tersebut menegaskan bahwa LPBBTI hanya dapat dilakukan oleh penyelenggara yang berbadan hukum seperti perseroan terbatas atau PT.

OJK juga mengungkapkan akan ada pengetatan regulasi terkait pembentukan modal  dan penyertaan. Jika penyelenggara LPBBTI harus memiliki modal disetor minimal Rp25 miliar pada saat pendirian. Kemudian, penyelenggara LPBBTI yang sudah mendapat persetujuan OJK harus selalu memiliki modal minimal 12,5 miliar rupiah akan dipenuhi secara bertahap selama 3 tahun setelah POJK berlaku.

Batas pendanaan untuk peminjam tidak berubah dan maksimal 2 miliar. Namun, ada pembatasan baru pada pemberi pinjaman  OJK.Lebih khusus lagi, maksimum pendanaan yang dapat disediakan oleh setiap pemberi pinjaman dan afiliasinya adalah  25% dari outstanding pendanaan bulanan untuk platform, dengan masa transisi  bertahap  18 (delapan belas) bulan sejak tanggal berlakunya Undang-Undang. POJK.

Namun, pendanaan dari pemberi pinjaman mana pun yang merupakan pemain layanan keuangan yang diatur oleh OJK dapat melebihi 25% dari outstanding pendanaan bulanan platform, yaitu maksimal 75% dari outstanding pendanaan bulanan dari platform P2P lending

Perubahan aturan berikutnya menyangkut tata kelola. Penyelenggara LPBBTI wajib menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik  yang diatur dalam pedoman dengan gaji minimal 4 poin.

  • Pertama adalah mengenai tata cara pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dari Direksi, Dewan Komisaris dan DPS.
  • Kedua, kelengkapan dan tata cara pelaksanaan tugas unit kerja yang menjalankan fungsi pengendalian intern penyelenggara.
  • Ketiga, kebijakan dan prosedur yang melaksanakan fungsi kepatuhan, auditor internal dan auditor eksternal.
  • Keempat, kebijakan dan prosedur penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian intern dan penerapan tata kelola teknologi informasi.

Modal Jumbo Pinjol : Aturan Baru OJK yang Berlaku Mulai 2022

Ketentuan lain dari OJK

Selain itu, penyelenggara LPBBTI harus menyampaikan laporan kepada OJK yang terdiri dari laporan berkala seperti laporan real-time, laporan bulanan dan laporan tahunan, serta laporan interim seperti laporan bila terjadi fraud. 

OJK juga menekankan aspek perlindungan konsumen dengan kewajiban terkait dengan 5 prinsip, yaitu :

  • Transparansi; 
  • Perlakuan adil;
  • Keandalan;
  • Kerahasiaan
  • Kemanan data atau informasi konsumen; 

Serta menangani pengaduan dan  penyelesaian sengketa konsumen secara sederhana, cepat, dan hemat biaya  dengan mengacu pada POJK tentang Perlindungan Konsumen. Selanjutnya, salah satu poin yang disorot oleh OJK dalam peraturan baru ini adalah tata cara penagihan bagi debitur yang wanprestasi.

OJK mewajibkan penagihan dilakukan melalui sekurang-kurangnya satu surat peringatan sesuai dengan tata cara  yang tertuang dalam perjanjian antara pemberi pinjaman dan peminjam. Dimana untuk proses penagihannya bisa dilaksanakan oleh pihak ketiga atau DC.

Hal tersebut berdasarkan adanya perjanjian kerjasama, namun perlu diingat bisa proses tersebut tetap menjadi tanggung jawab dari pihak penyelenggara LPBBTI. Kemudian, aturan lainnya menyatakan bila penagihan, baik dari pihak LPBBTI atau pihak lain, wajib dilakukan sesuai norma yang berlaku dengan UU dan masyarakat.

Terakhir, ini merupakan upaya melindungi konsumen serta menjaga agar penyelenggaraan LPBBTI tetap berjalan sehat. Maka OJK menerapkan beberapa hal dan melarang pihak fintech melakukan :

  • Dilarang melakukan aktivitas usaha selain kegiatan yang sudah diatur dalam POJK ini.
  • Bertindak sebagaimana pemberi dana dan penerima dana.
  • Mewakili pihak pemberi dana guna melakukan pendanaan atau menyediakan fitur pendanaan yang dapat dilakukan secara otomatis.

Kemudian, platform pinjaman dilarang memberikan izin atau akses ke para anggota direksi, dewan komisaris, DPS hingga karyawan sampai dengan afiliasinya dalam hal pemberian atau pun penerimaan dana. Lalu, tiap-tiap platform dilarang memberikan agunan dalam bentuk apapun, seperti :

  • Menerbitkan surat utang.
  • Memiliki pinjaman.
  • Memberikan rekomendasi kepada pengguna.

Terakhir, tiap-tiap platform dilarang menyebarkan informasi fiktif serta menyesatkan, melaksanakan sebuah layanan secara langsung atau tidak langsung ke konsumen melalui media pribadi bila tidak ada persetujuan serta tidak boleh mengenakan tarif ke konsumen ketika mereka menggunakan layanan pengaduan.

Demikianlah seluruh peraturan baru yang dibuat oleh OJK untuk hal-hal yang berkaitan dengan pinjaman online. Dimana dengan adanya aturan terbaru ini, diharapkan kegiatan pinjam meminjam secara online ini akan tertata lebih baik dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Mulai 1 Mei, Pinjaman Online Kena Pajak

Mulai 1 Mei, Pinjaman Online Kena Pajak

Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan negara Indonesia akan mengenakan pajak terhadap perusahaan penyedia layanan pinjaman lewat layanan fintech atau teknologi finansial atau biasa disebut pinjol (Pinjaman Online).

Hal tersebut tertulis di dalam kebijakan Menteri Keuangan mengenai pajak penghasilan serta pajak pertambahan nilai dari penyedia teknologi finansial atau fintech, yang mana aturan tersebut sudah berlaku dari tanggal 1 Mei tahun 2022.

Pada pasal 3 beleid tersebut dikatakan pemberi pinjaman dalam negeri atau penyedia layanan pinjaman dari Indonesia yang mendapatkan imbal hasil atau bunga berdasarkan dengan prinsip syariah dan akan dikenakan beban pajak penghasilan atau PPh dengan pasal 23. Sedangkan penyedia layanan pinjaman dari luar negeri dikenakan pajak PPh dengan pasal 26.

Besaran tarif pajaknya, antara lain:

  •         PPh untuk pasal 23 nilainya sebesar 15% dari jumlah atau total bruto
  •         Lalu, PPh untuk pasal 26 nilai sebesar 20% dari jumlah bruto dari bunga.

Penyedia layanan pada platform pinjaman ditunjuk untuk menerapkan pemotongan pajak pendapatan,” ujar Sri Mulyani

Tidak hanya itu saja, pemerintah pusat juga akan mengenakan PPh pada pemberi pinjaman yang mendapatkan hasil dari imbal hasil atau bunga pinjaman sesuai dengan prinsip syariah. Dimana penghasilan tersebut wajib untuk dilaporkan ke dalam SPT atau surat pemberitahuan tahunan.

Sebagai informasi tambahan, platform pinjaman online merupakan lembaga yang menyediakan layanan pinjaman online yang mempertemukan antara pemberi pinjaman dana dengan pihak penerima pinjaman tersebut. Perusahaan ini menerima penghasilan dalam bentuk berupa komisi dari jasa sebagai penengah.

Nah, terlepas dari peraturan baru yang mengenai penetapan pajak terhadap pinjaman online pada tanggal 1 Mei 2022 ini, pasti sebagian dari Anda bertanya-tanya mengapa pihak pemerintah harus mengenakan pajak terhadap berbagai aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya apa sih sebetulnya fungsi pajak tersebut? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, silahkan simak penjelasannya berikut ini.

Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan negara Indonesia akan mengenakan pajak terhadap perusahaan penyedia layanan pinjaman lewat layanan fintech atau teknologi finansial atau biasa disebut pinjol (Pinjaman Online). Hal tersebut tertulis di dalam kebijakan Menteri Keuangan mengenai pajak penghasilan serta pajak pertambahan nilai dari penyedia teknologi finansial atau fintech, yang mana aturan tersebut sudah berlaku dari tanggal 1 Mei tahun 2022. Pada pasal 3 beleid tersebut dikatakan pemberi pinjaman dalam negeri atau penyedia layanan pinjaman dari Indonesia yang mendapatkan imbal hasil atau bunga berdasarkan dengan prinsip syariah dan akan dikenakan beban pajak penghasilan atau PPh dengan pasal 23. Sedangkan penyedia layanan pinjaman dari luar negeri dikenakan pajak PPh dengan pasal 26. Besaran tarif pajaknya, antara lain: ·         PPh untuk pasal 23 nilainya sebesar 15% dari jumlah atau total bruto ·         Lalu, PPh untuk pasal 26 nilai sebesar 20% dari jumlah bruto dari bunga. Penyedia layanan pada platform pinjaman ditunjuk untuk menerapkan pemotongan pajak pendapatan,” ujar Sri Mulyani Tidak hanya itu saja, pemerintah pusat juga akan mengenakan PPh pada pemberi pinjaman yang mendapatkan hasil dari imbal hasil atau bunga pinjaman sesuai dengan prinsip syariah. Dimana penghasilan tersebut wajib untuk dilaporkan ke dalam SPT atau surat pemberitahuan tahunan. Sebagai informasi tambahan, platform pinjaman online merupakan lembaga yang menyediakan layanan pinjaman online yang mempertemukan antara pemberi pinjaman dana dengan pihak penerima pinjaman tersebut. Perusahaan ini menerima penghasilan dalam bentuk berupa komisi dari jasa sebagai penengah. Nah, terlepas dari peraturan baru yang mengenai penetapan pajak terhadap pinjaman online pada tanggal 1 Mei 2022 ini, pasti sebagian dari Anda bertanya-tanya mengapa pihak pemerintah harus mengenakan pajak terhadap berbagai aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya apa sih sebetulnya fungsi pajak tersebut? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, silahkan simak penjelasannya berikut ini. Fungsi Pajak Hadirnya sistem perpajakan mempunyai berbagai fungsi vital untuk suatu negara agar mencapai target berbagai pembangunan. Fungsi tersebut antara lain: 1.       Sebagai Anggaran Pajak bisa menjadi langkah tepat untuk langsung melibatkan masyarakat ke dalam urusan pembangunan negara. Sebab, fungsi pajak membantu menjelaskan bahwasannya pajak digunakan pemerintah negara untuk mengisi sumber pendanaan untuk dijadikan anggaran negara. Dimana anggaran yang telah disusun pemerintah trus merupakan poin yang sering kita dengar seperti anggaran pendapatan serta belanja negara. Pemerintah setiap tahun menyusun rincian APBN dalam masa 1 tahun. Dalam APBN ini ada sejumlah komponen, terdapat yang namanya belanja, pendapatan hingga pembiayaan. 2.       Mengatur Fungsi dari pajak berikutnya yakni sebagai sistem yang mengatur. Dimana pajak digunakan pemerintah dalam mengatur bagaimana publik atau masyarakat terlibat dalam pendanaan untuk pembangunan negara. Dengan didefinisikan sebagai sebuah objek yang dapat mengatur, implementasi pajak memiliki sifat memaksa atau mengharuskan seseorang agar dapat memenuhi kewajiban tersebut. Di dalam hal tersebut, badan orang yang dikenakan pajak akan disebut wajib pajak. Karena ada kata wajib, maka suka tidak suka, mau tidak mau mereka yang wajib harus melunasi pajak mereka demi perkembangan dan pembangunan negara agar lebih baik. Serupa dengan perusahaan atau badan, mau tidak mau mereka harus membayarkan pajak ke pemerintah, hal tersebut tentu bagian dari sebuah komitmen terhadap pembangunan  suatu negara yang sekaligus menjadi tempat perusahaan-perusahaan ini memperoleh keuntungan dalam berbisnis. 3.       Stabilitas Fungsi dari pajak juga sebagai komponen agar meraih stabilitas ekonomi. Di dunia perekonomian, fenomena naiknya harga secara signifikan untuk jangka waktu tertentu  dengan secara terus menerus disebut sebagai inflasi. Jika harga terus mengalami kenaikan atau terjadinya inflasi, menegaskan bahwa perekonomian yang ada terus menggeliat sebab konsumennya semakin ramai yang berbelanja, akan tetapi keterbatasan produksilah yang membuat harga jual terus mengalami kenaikan secara signifikan. Sebuah permintaan jauh lebih banyak daripada penawaran. Dan sebaliknya, saat harga cenderung turun menunjukkan bahwa  sektor perekonomian mungkin sedang lesu, nilai jual menjadi murah karena terjadinya surplus di bidang produksi, dimana jumlah produk yang ditawarkan lebih banyak daripada permintaan yang ada. Masyarakat pun menjadi jarang berbelanja apapun padahal produk yang ditawarkan berlimpah, sehingga lahirnya penurunan harga jual. 4.       Redistribusi Agar menciptakan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia, pemerintah pusat harus dapat mendistribusikan anggaran terhadap pembangunan berdasarkan tempatnya. Di situasi inilah fungsi dan peran pajak sebagai bentuk redistribusi ekonomi, yang mana pemerintah menentukan beban pajak dengan tetap memperhatikan sisi ekonomi masyarakatnya sendiri. Penarikan pajak lebih di prioritas ke para golongan masyarakat yang mendapatkan keuntungan besar dari segi perekonomiannya. Misalnya dengan pajak badan usaha atau PPN dan pajak penghasilan. Sebaliknya, untuk golongan masyarakat kelas bawah yang mana pendapatannya tidak terlalu besar, pemerintah memberi pengampunan pajak dimana mereka tidak begitu terlibat pada pembiayaan pembangunan negara berupa pajak.

Fungsi Pajak

Hadirnya sistem perpajakan mempunyai berbagai fungsi vital untuk suatu negara agar mencapai target berbagai pembangunan. Fungsi tersebut antara lain:

1.       Sebagai Anggaran

Pajak bisa menjadi langkah tepat untuk langsung melibatkan masyarakat ke dalam urusan pembangunan negara. Sebab, fungsi pajak membantu menjelaskan bahwasannya pajak digunakan pemerintah negara untuk mengisi sumber pendanaan untuk dijadikan anggaran negara.

Dimana anggaran yang telah disusun pemerintah trus merupakan poin yang sering kita dengar seperti anggaran pendapatan serta belanja negara. Pemerintah setiap tahun menyusun rincian APBN dalam masa 1 tahun. Dalam APBN ini ada sejumlah komponen, terdapat yang namanya belanja, pendapatan hingga pembiayaan.

2.       Mengatur

Fungsi dari pajak berikutnya yakni sebagai sistem yang mengatur. Dimana pajak digunakan pemerintah dalam mengatur bagaimana publik atau masyarakat terlibat dalam pendanaan untuk pembangunan negara.

Dengan didefinisikan sebagai sebuah objek yang dapat mengatur, implementasi pajak memiliki sifat memaksa atau mengharuskan seseorang agar dapat memenuhi kewajiban tersebut.

Di dalam hal tersebut, badan orang yang dikenakan pajak akan disebut wajib pajak. Karena ada kata wajib, maka suka tidak suka, mau tidak mau mereka yang wajib harus melunasi pajak mereka demi perkembangan dan pembangunan negara agar lebih baik.

Serupa dengan perusahaan atau badan, mau tidak mau mereka harus membayarkan pajak ke pemerintah, hal tersebut tentu bagian dari sebuah komitmen terhadap pembangunan  suatu negara yang sekaligus menjadi tempat perusahaan-perusahaan ini memperoleh keuntungan dalam berbisnis.

3.       Stabilitas

Fungsi dari pajak juga sebagai komponen agar meraih stabilitas ekonomi. Di dunia perekonomian, fenomena naiknya harga secara signifikan untuk jangka waktu tertentu  dengan secara terus menerus disebut sebagai inflasi.

Jika harga terus mengalami kenaikan atau terjadinya inflasi, menegaskan bahwa perekonomian yang ada terus menggeliat sebab konsumennya semakin ramai yang berbelanja, akan tetapi keterbatasan produksilah yang membuat harga jual terus mengalami kenaikan secara signifikan. Sebuah permintaan jauh lebih banyak daripada penawaran.

Dan sebaliknya, saat harga cenderung turun menunjukkan bahwa  sektor perekonomian mungkin sedang lesu, nilai jual menjadi murah karena terjadinya surplus di bidang produksi, dimana jumlah produk yang ditawarkan lebih banyak daripada permintaan yang ada. Masyarakat pun menjadi jarang berbelanja apapun padahal produk yang ditawarkan berlimpah, sehingga lahirnya penurunan harga jual.

4.       Redistribusi

Agar menciptakan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia, pemerintah pusat harus dapat mendistribusikan anggaran terhadap pembangunan berdasarkan tempatnya. Di situasi inilah fungsi dan peran pajak sebagai bentuk redistribusi ekonomi, yang mana pemerintah menentukan beban pajak dengan tetap memperhatikan sisi ekonomi masyarakatnya sendiri.

Penarikan pajak lebih di prioritas ke para golongan masyarakat yang mendapatkan keuntungan besar dari segi perekonomiannya. Misalnya dengan pajak badan usaha atau PPN dan pajak penghasilan.

Sebaliknya, untuk golongan masyarakat kelas bawah yang mana pendapatannya tidak terlalu besar, pemerintah memberi pengampunan pajak dimana mereka tidak begitu terlibat pada pembiayaan pembangunan negara berupa pajak.

Penyebab Layanan Pinjol Meroket 89% di tahun 2021

Penyebab Layanan Pinjol Meroket 89% di tahun 2021

Layanan pinjaman online pada tahun 2021 tercatat pertumbuhan kinerjanya hingga 89 persen, walau gelombang dari pandemi virus korona sebelum sepenuhnya hilang Dimana AFPI mengatakan terdapat tiga faktor yang sangat berperan mengapa terjadinya peningkatan kinerja layanan pinjol di tahun 2021 kemarin.

Meski negara Indonesia menghadapi badai pandemi dari setidaknya 2 tahun terakhir. Tapi, meski begitu layanan pinjaman online justru mengalami kemajuan dan peningkatan yang sangat signifikan tepatnya di tahun 2021.

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan kinerja pada layanan pinjaman online di tahun 2021, antara lain:

  •         Layanan fintech lending ini masuk ke sektor penilaian atau credit scoringnya cepat berubah serta terdeteksi dari masa ke masa.
  •         Pandemi sedikit banyaknya merubah perilaku para masyarakat sebab harus dipaksa untuk menjaga jarak antar sesama atau social distancing yang diterapkan oleh pemerintah.
  •         Gap kredit di negara Indonesia masih terbilang tinggi. Dimana Indonesia mempunyai gap kreditnya sebesar 1.500 triliun Rupiah per tahun.

Berdasarkan data dari OJK, layanan pinjaman online mencatat akumulasi terkait penyaluran kredit hingga 295 triliun sampai akhir tahun 2021.

Angkat ini meningkat hingga 89 persen  dibandingkan yang terjadi di tahun 2020 yang sebesar 155 triliun Rupiah per tahun. Dari segi pengguna, pihak OJK mencatatkan total pinjaman hingga pada akhir tahun sudah menyentuh 73 entitas, sementara total pemberian pinjamannya mencapai 809 ribu entitas. Nah, setelah mengetahui faktor penyebab layanan pinjol meroket di tahun 2021, berikut ini terdapat beberapa alasan mengapa layanan pinjol banyak peminat.

Faktor Pinjaman Online Banyak Peminatnya

Di era digital saat ini, hadirnya layanan kredit versi online atau pinjol sering dijadikan solusi dalam mengatasi berbagai masalah keuangan. Entah dalam kondisi mendesak, berbagai kebutuhan produktif sampai kebutuhan lainnya.

Masyarakat yang memanfaatkan layanan pinjaman online nyatanya semakin meningkat di tengah pandemi virus korona, dimana data-data tersebut sudah dijelaskan pada pembahasan di atas.

Namun, sayangnya perusahaan fintech selama ini kerap dikonotasikan ke arah negatif. Hal ini dikarenakan fintech sering memberi celah untuk oknum tidak bertanggung jawab menawarkan pinjaman online ilegal. Dimana para pinjol ilegal ini sering memberi janji dalam bentuk limit pinjaman besar serta proses pencairan lebih mudah.

Akibat kurangnya informasi mengenai pinjaman online ilegal, menimbulkan banyak sekali masyarakat yang malah terjebak dan dilubang hutang. Walaupun demikian, tetap tak menurunkan minat orang-orang akan layanan pinjaman satu ini. Nah, hal-hal ini dilandaskan oleh beberapa faktor terkait mengapa pinjol hingga saat ini banyak sekali peminatnya, antara lain:

Penyebab Layanan Pinjol Meroket 89% di tahun 2021

1.       Proses Pencairan lebih Mudah dan Cepat

Faktor utama yang mempengaruhi pinjaman online sangat diminati oleh masyarakat yakni proses pencairan dananya yang mudah dan cepat. Bila meminjam dana lewat bank, pastinya akan banyak sekali syarat yang perlu dilengkapi oleh peminjam. Seperti, perlu mendatangi langsung bank terkait serta menyerahkan berbagai keperluan berupa berkas dan lain sebagainya.

Sebaliknya, bila meminjam dana lewat pinjaman online tentu tidak perlu mengikuti langkah-langkah atau persyaratan tersebut. Pada pinjaman online, peminjam hanya butuh mengisi data lewat smartphone, dan berkas-berkas yang harus disiapkan hanya slip gaji, NPWP dan pastinya identitas diri berupa KTP. Sehingga, pengajuan pinjaman ini pun menjadi lebih praktis dan tidak memakan banyak waktu serta tenaga. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor kenapa layanan pinjaman online masih menjadi pilihan bagi banyak orang.

2.       Bisa Meminjam Dana dari Jumlah yang Kecil

Ketika meminjam sejumlah uang di bank, pastinya tak bisa meminjam dana dengan jumlah yang kecil, sebab nasabah harus meminjam uang dengan nilai yang besar sekaligus. Namun, ketika meminjam lewat layanan pinjaman online, orang-orang bisa mengajukan pinjaman dana mulai dari ratusan ribu sampai jutaan. Sehingga hal ini menjadi kelebihan tersendiri dari layanan tersebut jika dibandingkan oleh layanan yang ditawarkan oleh perbankan.

3.       Legalitas yang jelas

Karena banyak bermunculan pinjol ilegal di tengah masyarakat menyebabkan literasi tentang fintech semakin digencarkan. Sekarang ini sudah semakin banyak orang-orang yang paham perbedaan antara pinjaman online legal atau memiliki izin dari OJK dengan layanan pinjaman online ilegal yang tidak berizin. Sehingga masyarakat akan lebih pintar dalam memilih layanan pinjol yang telah terdaftar secara resmi di OJK. Agar terhindar dari risiko penipuan.

Demikianlah beberapa faktor atau hal yang memicu pinjaman online saat ini semakin banyak peminat. Meski literasi tentang fintech lending sudah digencarkan, namun masih saja masyarakat yang tetap terjebak oleh penyedia layanan pinjaman online ilegal yang  kerap muncul ditengah masyarakat. Padahal masyarakat sendiri bisa terhindar dari aksi penipuan berkedok pinjol tersebut. Karena sudah banyaknya informasi yang bisa didapat melalui internet dan berbagai media penyedia informasi lainnya.

Besaran Bunga Pinjaman di Pinjaman Online Rupiah Cepat

Besaran Bunga Pinjaman di Pinjaman Online Rupiah Cepat

Apabila Anda membutuhkan pinjaman online dan tanpa jaminan, maka Rupiah Cepat merupakan solusinya. Karena hanya perlu melakukan pengajuan menggunakan KTP serta mengisi beberapa data diri yang dibutuhkan saja.

Tenor yang ditawarkan oleh Rupiah Cepat dimulai dari 3 bulan hingga 1 tahun, limit pinjamannya yang bisa cairkan bisa mencapai 5 juta rupiah. Jumlah tersebut tentunya cukup bagi Anda yang memang ingin membuka sebuah usaha dan sedang membutuhkan dana cepat.

Sekilas tentang Rupiah Cepat

Rupiah Cepat merupakan sebuah aplikasi berbasis online yang dimiliki PT Kredit Utama atau KUFI dan ini adalah salah satu korporasi yang memang bergerak pada bidang jasa pinjol di Indonesia. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini, Rupiah Cepat memberikan penawaran pada masyarakat dalam hal keuangan.

Proses pengajuannya sendiri cukup cepat dan dapat dilakukan secara online, Anda hanya perlu mengunduh aplikasi Rupiah Cepat di Playstore melalui smartphone. Mengisi semua formulir yang diberikan oleh mereka, hingga menunggu sampai dana pinjaman masuk ke dalam rekening pribadi Anda tidak sampai 3 hari.

Data pribadi Anda pun terjamin keamanannya, sebab Rupiah Cepat sudah mendaftarkan diri mereka dan mengizinkan OJK mengawasi kinerja tim Rupiah Cepat. Sehingga nantinya segala aktivitasnya akan terpantau dengan apik.

Informasi tentang bunga pinjaman

Seperti bank, pinjaman online juga membebankan bunga kepada para nasabahnya. Dimana besarannya memang lebih besar dibandingkan bank pada umumnya, namun persentasenya tentu telah melalui persetujuan dan sesuai aturan dari OJK.

  • Nominal pinjaman yang diberikan, mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 10.000.000
  • Tenornya memang hanya ada dua pilihan, yaitu mulai dari 3 bulan hingga 1 tahun.
  • Bunga tahunannya terbilang rendah, yaitu maksimal sebesar 24% per tahun.
  • Sebagai platform dengan layanan P2P lending, KUFI mengenakan biaya yang berbeda dan disesuaikan dengan produk yang nasabah pilih. Dimana biaya tersebut menggunakan penilaian dari skor kredit, pihak ketiga dan pengelolaan akun.
  • Contohnya, bila Anda meminjam dana sebesar 2 juta dan mengambil tenor 91 hari. Maka biaya yang nantinya akan dibebankan adalah sebesar :

Suku bunga untuk per tahunnya 24%

Bunga total : 2.000.000 x (360/24%) x 91 = Rp 121.333,33

Total yang dikembalikan : 2.000.000 + 121.333,33 = 2.121.333,33

Besaran Bunga Pinjaman di Pinjaman Online Rupiah Cepat

Cara untuk mendaftar

Untuk syarat pengajuannya sendiri, Anda tidaklah sulit sebagaimana jika melakukan pengajuan di bank konvensional pada umumnya yang harus menyiapkan begitu banyak hal. Namun, di Rupiah Cepat, Anda hanya harus memenuhi persyaratan dibawah ini :

  • WNI
  • Minimal berusia 18 tahun
  • Mempunyai KTP serta rekening pribadi
  • Berdomisili atau bertempat tinggal di Indonesia
  • Dokumen atau berkas hanya e-KTP dan beberapa hal lain misalnya dibutuhkan.

Keunggulan yang dimiliki oleh Rupiah Cepat

Bukan tanpa alasan banyak orang yang percaya dan menggunakan Rupiah Cepat sebagai solusi ketika mengalami masalah finansial yang sifatnya darurat. Bahkan banyak juga diantara mereka, telah berkali-kali melakukan pinjaman dana. Hal tersebut tentunya karena keunggulan dari Rupiah Cepat, seperti :

  • Tidak ada jaminan

Bayangkan saja, Anda sebagai nasabah bisa melakukan pengajuan pinjaman hingga limit tertinggi, yaitu 10 juta rupiah. Namun, tidak perlu memberikan agunan atau jaminan apapun secara mudah dan hanya memerlukan KTP saja.

  • Cepat dan mudah

Prosesnya sendiri sangatlah mudah dan juga cepat. Anda hanya harus mengisi form yang tersedia dengan benar. Kemudian mengupload beberapa dokumen, seperti KTP dan beberapa berkas lain untuk menaikkan limit pinjaman.

  • Pelayanannya cepat dan berkualitas

Komitmen yang dipegang oleh Rupiah Cepat adalah menyediakan layanan terbaik untuk para nasabahnya. Dengan menawarkan bunga rendah, juga transparan tanpa adanya biaya yang disembunyikan serta prosesnya cepat.

  • Terpercaya

Platform Rupiah Cepat ini sudah terdaftar dan juga diawasi oleh pihak OJK. Sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir bila mereka akan menyebarkan data pribadi atau melakukan tindakan pengancaman saat melakukan penagihan.

  • Konfidensial dan aman

Rupiah Cepat akan melindungi dan bertanggung jawab atas semua data diri dari nasabahnya. Jadi, jika nantinya mereka melakukan hal-hal yang tidak patut. Misalnya seperti melakukan penagihan yang tidak beretika atau menyebarkan data, Anda bisa melaporkannya kepada OJK dan nantinya OJK akan melakukan evaluasi serta tindakan tegas kepada Rupiah Cepat.

Aplikasi ini memiliki rating yang cukup baik dan review meyakinkan pada Playstore. Banyak dari para penggunanya yang merasa puas serta pengalaman menyenangkan selama menjadi nasabah dari Rupiah Cepat. Bahkan banyak pula dari mereka telah berulang kali meminjam dana pada platform tersebut.

Namun, Anda tetap harus pintar-pintar mengelola uang pinjaman tersebut agar nantinya dapat mengembalikan dananya dengan tepat waktu. Karena saat Anda telat untuk mengembalikan dana tersebut, maka bisa saja limit yang dimiliki malah hangus sehingga tidak bisa mengajukan pinjaman kembali.

Cara Mengajukan Pinjaman ke Kredit Pintar

Cara Mengajukan Pinjaman ke Kredit Pintar

Mengajukan pinjaman online kini lebih mudah dan pastinya cepat cair tanpa syarat rumit melalui aplikasi Kredit Pintar. Layanan pinjol ini dapat memberikan Anda plafon hingga Rp.20 juta hanya dalam hitungan menit. Aplikasi Kredit Pintar menawarkan bunga rendah, yakni tidak lebih dari 11%. Prose pembayaran uang dapat dilakukan dengan mudah melalui kios mitra seperti Lawson, Alfamart, DAN+DAN atau bisa transfer ATM dan M-Banking.

Tidak heran jika pinjaman online satu ini semakin diminati masyarakat Indonesia, karena telah memudahkan penggunanya yang membutuhkan uang tunai. Tak perlu menggadaikan atau memberi jaminan, cukup sediakan KTP, ponsel, dan kuota internet untuk memperoleh pinjaman cepat cair tanpa syarat rumit. Setelah pengajuan Anda diterima, dana akan langsung dicairkan ke rekening tanpa dipungut biaya apapun.

Keunggulan Aplikasi Kredit Pintar

Berikut beberapa keunggulan meminjam uang secara instan tapi tetap aman melalui aplikasi Kredit Pintar yang terdaftar di OJK.

  •       Cair dalam waktu singkat, paling hanya 1×24 jam saja.
  •       Mudah bayar cicilan, bisa di kios mitra, transfer bank, atau m-banking.
  •       Memberikan edukasi terkait finansial kepada nasabah yang membutuhkan dana mendesak. Jadi bukan sekedar memberikan pinjaman dan terus menerus menagih hutang.
  •       Tanpa agunan, nasabah hanya perlu menyiapkan KTP dan ponsel saat mengajukan pinjaman.
  •       KTA aman karena melalui proses verifikasi dana agar nasabah terhindar dari penipuan.
  •       Layanan customer service 24 jam bagi pelanggan sesuai komitmen Kredit Pintar, yakni memberikan pelayanan terbaik.
  •       Menjaga keamanan data dan privasi setiap nasabah. Saat ini Kredit Pintar juga sudah terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa keuangan Indonesia.
  •       Suku bunga maksimum 11%
  •       Memberikan plafon pinjaman hingga Rp. 20 juta dengan masa tenor paling cepat 3 bulan (90 hari) sampai dengan 1 tahun (360 hari).
  •       Biaya admin tergantung jumlah dan periode pinjaman, berkisar antara 5%-15% dan tanpa ada biaya tambahan lainnya.
  •       Bisa mengajukan pinjaman secara online.

Mengetahui Syarat Pinjam Online dari Kredit Pintar

Tak perlu agunan apalagi kartu kredit sebagai syarat meminjam uang di aplikasi Kredit Pintar yang terpercaya. Anda hanya perlu memenuhi beberapa syarat berikut ini:

  •       Warga negara Indonesia (WNI), memiliki kartu identitas KTP dan berdomisili di Indonesia.
  •       Memenuhi batas usia pengajuan pinjaman dan waktu pelunasan pinjaman yakni 21 tahun paling minimal dan maksimal 60 tahun. Syarat ini perlu diperhatikan karena harus terpenuhi untuk dapat memperoleh dana pinjaman online.
  •       Batas penghasilan sesuai syarat Kredit Pintar menyesuaikan kondisi daerah. Untuk itu para nasabah wajib melampirkan slip gaji supaya sistem aplikasi dapat melakukan pengecekan.
  •       Mengetahui batas tenor pinjaman atau waktu pelunasan paling cepat 30 hari sampai dengan 360 hari. Besar plafon yang ditawarkan mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Limit maksimal dari Kredit Pintar Rp. 20 juta bila nasabah memenuhi semua persyaratan. Selain membayar uang pinjaman dan bunga per bulan, ada tambahan biaya admin dan denda bagi nasabah yang terlambat membayar cicilan. Hal ini sudah diatur dalam syarat dan ketentuan yang disepakati bersama.

Cara Mengajukan Pinjaman ke Kredit Pintar

Langkah-Langkah Mengajukan Pinjaman Online Melalui Kredit Pintar

Kredit Pintar menawarkan pinjaman bunga rendah tanpa agunan melalui aplikasi mobile yang mudah digunakan. Hanya dengan beberapa langkah berikut ini, namun sebelum itu pastikan sudah memenuhi persyaratan yang kami sebutkan di atas. Jika syarat-syarat sudah terpenuhi, dan setuju dengan ketentuan Kredit Pintar, maka Anda dapat segera mengajukan pinjaman online.

  •       Download dan instal aplikasi mobile Kredit Pintar melalui Google Playstore.
  •       Selesaikan pendaftaran dan lakukan verifikasi. Ini membutuhkan nomor hp aktif dan kode OTP yang dikirimkan ke nomor tersebut.
  •       Kirim foto KTP yang memuat informasi jelas agar dapat terbaca dengan baik oleh sistem.
  •       Lakukan selfie sambil memegang KTP untuk melanjutkan proses verifikasi aplikasi Kredit Pintar. Ikuti petunjuk yang disediakan.
  •       Jika sudah, maka isi informasi pribadi Anda dengan benar dan valid supaya proses peminjaman uang mudah dilakukan.
  •       Mengisi data rekening bank mulai dari nama bank, nomor rekening valid dan nama pemilik rekening yang akan menerima dana pinjaman Kredit Pintar. Data rekening harus sesuai dengan informasi pribadi peminjam, bila Anda belum memiliki rekening sendiri maka segera dibuat.
  •       Memasukkan data tambahan seperti slip gaji perusahaan, BPJS ketenagakerjaan, kartu kredit, atau ijazah terakhir yang mungkin diperlukan untuk menambah poin penilaian persetujuan dana pinjaman.
  •       Anda dapat langsung mengajukan pinjaman ke aplikasi Kredit Pintar bila seluruh data pribadi lengkap. Silahkan pilih produk pinjaman sesuai kebutuhan, baca terlebih dahulu biaya admin dan besar bunga yang harus dibayar bersama cicilan. Kemudian klik tombol Apply pada produk pinjaman yang diinginkan.
  •       Menunggu sistem memverifikasi dan menyetujui permohonan Anda. Jika disetujui, maka akan ada pemberitahuan bahwa dana telah dikirim ke rekening pribadi.

Sangat mudah, bukan? Yuk, segera ajukan pinjaman uang tanpa agunan ke Kredit Pintar bila Anda memang membutuhkan dana mendesak. Semoga informasi kami membantu.

Apa Saja Syarat Untuk Mengajukan Pinjaman ke JULO

Apakah Anda sedang membutuhkan dana guna memenuhi kebutuhan hidup, namun tabungan semakin menipis. Anda tidak perlu khawatir, karena saat ini ada begitu banyak perusahaan fintech, kredit digital dan pinjaman online yang dapat menjadi solusi dalam mengatasi masalah keuangan Anda.

Tetapi, walau ada banyak pilihan, Anda harus waspada serta teliti dalam memilih pinjol yang tepat. Jangan sampai Anda terjebak pada pinjol ilegal yang membuat Anda semakin kesulitan untuk membayar karena bunganya mencekik.

Apa Itu JULO?

JULO merupakan perusahaan kredit berbasis digital yang mampu merevolusikan portal produk keuangan untuk anak bangsa. Supaya mendapatkan akses terbaik, JULO memakai alternative data, teknologi AI dan machine learning yang mutakhir.

Nama JULO sendiri berasal dari kata Julo-Julo yang merupakan bahasa dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dimana ketika dilaksanakan, pemilik modal bisa memberikan pinjaman kepada mereka yang memang membutuhkan, contohnya pedagang tradisional.

Perusahaan ini sudah berdiri sejak 2016 dan berhasil mengantongi lisensi serta izin OJK. Tujuan dari JULO adalah memberdayakan masyarakat di Indonesia supaya dapat mencapai kondisi finansial yang stabil, nantinya kualitas hidup pun bisa meningkat. JULO juga berharap bila masyarakat dapat melakukan kegiatan yang produktif tanpa terhalang apapun.

Mengapa Memilih JULO?

Sebelum masuk pada persyaratan yang harus diajukan bila ingin melakukan pinjaman kredit di JULO. Anda harus tahu terlebih dulu mengapa JULO merupakan pilihan terbaik bagi Anda yang sedang membutuhkan bantuan dana :

Teknologi yang canggih

JULO akan selalu berupaya dalam hal berinovasi supaya dapat memberikan hal-hal terbaik kepada para nasabahnya. Dengan adanya teknologi yang bernama artificial intelligence atau AI dimana dapat melakukan pengecekan kelayakan pada nasabah bisa berjalan secara sistematik serta lebih singkat.

Keamanan data

Keresahan terbesar masyarakat adalah takut bila data pribadi mereka akan disalahgunakan. Untuk hal yang satu ini Anda tidak perlu khawatir karena JULO telah tersertifikasi pada ISO 27001:2013 di dalam SMKI, dimana semua data yang menjadi syarat pengajuan Anda akan disimpan secara aman dan baik serta terjamin kerahasiaannya.

Bunga pinjamannya rendah

AFPI telah membuat peraturan baru terkait bunga bagi fintech, dimana hanya boleh sebesar 0,4 persen per hari. Namun, JULO memberikan bunga yang jauh lebih rendah, yaitu 0,1 persen per harinya. Dimana angka tersebut jika dibandingkan dengan kredit digital atau pinjol lainnya tidak akan memberatkan. Tenor yang diberikan oleh JULO juga fleksibel, yakni sampai 9 bulan. Tentunya ini akan mempermudah nasabah melakukan cicilan.

Diawasi dan terdaftar di OJK

Poin ini adalah yang paling penting sebelum Anda memilih jasa layanan kredit berbasis digital, Anda harus memeriksa apakah platform/ perusahaan tersebut sudah terdaftar di OJK atau belum. Namun, Anda tidak perlu khawatir jika menggunakan JULO.

Karena JULO sudah mempunyai izin resmi dari OJK dan mereka sudah pasti akan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta koridor hukumnya. Dengan begitu, JULO tidak akan memberikan bunga mencekik serta prosedur penagihannya tidak akan kasar atau tidak manusiawi.

Syarat bila ingin mengajukan pinjaman di JULO

Bila Anda ingin mengajukan pinjaman kredit di JULO tentunya harus mempersiapkan beberapa hal berikut ini :

  • Calon nasabah, setidaknya memiliki usia minimal 21 tahun dan maksimal 59 tahun, serta merupakan WNI atau domisili Indonesia. Mengapa usia 21 tahun? Karena pada usia tersebut, seseorang sudah dianggap mampu mengambil keputusan dan telah bekerja.
  • Memiliki rekening di salah satu bank konvensional atau syariah dan atas nama pribadi bukan milik orang lain. Dimana nantinya ketika pinjaman Anda disetujui, pihak JULO akan langsung mencarinya ke rekening tersebut. Hal ini merupakan sebuah pencegahan akan kesalahan transaksi, aktivitas ilegal serta penipuan.
  • Selanjutnya adalah slip gaji. Namun, bukan berarti pekerja lepas, IRT atau pengusaha tidak bisa melakukan pengajuan. Karena slip gaji ini hanya dikhususkan bagi para pegawai, untuk non-karyawan Anda bisa melampirkan surat bukti pendapatan.
  • Jika Anda merupakan WNI dan tinggal di Indonesia. Maka wajib melampirkan foto KTP serta foto selfie bersama KTP. Ini dibutuhkan untuk memverifikasi data diri Anda dan mencegah adanya aktivitas ilegal.

Pinjaman online dari JULO mempunyai plafon mulai dari 1 juta rupiah hingga 8 juta rupiah. Tenornya bisa Anda pilih sesuai dengan kesanggupan, yaitu 2 sampai dengan 6 bulan. Untuk pinjaman, JULO mempunyai 3 kategori, yakni :

  • JULO Cicil
  • JULO Mini
  • JULO Agunan

Jika Anda sudah mempersiapkan semua syaratnya, Anda bisa langsung mendownload aplikasi resminya di AppStore atau Google Store , kemudian mengisi semua data yang diminta. Apabila semua telah terisi, Anda hanya harus menunggu pengajuan tersebut disetujui. Bila memang diterima, biasanya akan di transfer dalam waktu maksimal 2 x 24 jam pada hari kerja.

Berapa Bunga Pinjaman di Kredivo

Kebutuhan setiap orang atas keuangannya pasti berbeda-beda, beberapa orang meminjam uang menggunakan platform aplikasi online atau yang biasa disebut pinjol (pinjaman online). aplikasi ini sedang ramai diperbincangkan di tengah masyarakat, karena pinjol ini memberikan penawaran menarik, meminjam sejumlah uang dengan proses cepat dan syarat yang cukup mudah dibandingkan dengan pinjaman di bank atau lembaga konvensional lainnya, hanya dengan bermodalkan koneksi internet dan juga ponsel, Kamu bisa mendapatkan pinjaman uang lewat aplikasi, menarik bukan!

Kemudahan dalam mendapat pinjaman dari pinjol membuat hampir penggunanya gelap mata, masyarakat tidak teliti dalam mengecek perusahaan pinjol itu resmi terdaftar di OJK atau tidak, jika mendapat pinjaman dari pinjol ilegal akan membahayakan diri Kamu, karena identitas diri bisa jadi dipergunakan untuk tindakan kriminal dan juga di pinjol ilegal memberikan bunga tinggi untuk penggunanya.

Salah satu pinjol yang terdaftar di otoritas jasa keuangan (OJK) dan sedang naik daun yaitu Kredivo, mungkin kamu sering mendengar iklan dari Kredivo di media massa maupun sosial media, layanan pinjaman digital ini merupakan platform aplikasi yang banyak memberikan kemudahan dalam bertransaksi dengan sistem pay later untuk penggunanya. selain itu Kredivo juga memberikan pelayanan pinjaman tunai dengan tidak menggunakan agunan jaminannya.

Beberapa waktu yang lalu kredivo mengeluarkan produk pelayanan terbaru yaitu pinjaman jumbo dan pinjaman mini, lalu apa perbedaan dari dua layanan produk ini?

1. Pinjaman Jumbo
Pelayanan pinjaman jumbo dari kredivo ini memiliki jangka waktu lumayan cukup lama yaitu selama 3 hingga 6 bulan dengan sistem pembayaran bisa dicicil, batas minimum untuk pinjaman Rp 1 juta hingga Rp 10 juta atau disesuaikan dengan limit dari akun Kredivo-mu.

2. Besaran Bunga

besaran bunga pada pinjaman jumbo yang dibebankan ke pengguna Kredivo sebesar 2,6% setiap bulannya terhitung dari besaran pinjaman dan ketika pengguna kredivo mendapatkan pinjaman akan dikenakan biaya admin sebesar 6% dari nilai yang diberikan kepada penggunanya.

3. Besaran Denda

besaran denda yang akan diterima oleh pengguna kredivo karena terlambat untuk membayar cicilan maka akan dibebankan bunga sebesar 4% setiap 30 hari dari tanggal jatuh tempo, lalu akan bertambah kembali menjadi 6% jika sudah melebihi 30 hari lagi setelah jatuh tempo yang pertama.

4. Pinjaman Mini
pelayanan pinjaman mini berbeda dengan pinjaman jumbo yang memiliki limit hingga jutaan rupiah, namun pada pelayanan pinjaman mini hanya memberikan pinjaman kepada penggunanya sebesar Rp 500rb hingga Rp 1 juta saja, hal ini dikarenakan pelayanan pinjaman mini hanya memberikan kepada pengguna yang membutuhkan pinjaman cepat dengan jangka waktu yang pendek.

5. Besaran Bunga
Pelayanan pinjaman mini memiliki dua jenis bunga yang dibebankan, yaitu untuk pengguna premium akan dibebankan sebesar 2,6% setiap bulannya sedangkan untuk pengguna baru aplikasi kredivo akan dibebankan bunga sebesar 4% setiap bulannya, lalu untuk biaya administrasi sama dengan pelayanan pinjaman jumbo yaitu sebesar 6%  nilai yang diberikan kepada penggunanya.

6. Besaran Denda

besaran denda yang akan diterima oleh pengguna kredivo karena terlambat untuk membayar cicilan maka akan dibebankan bunga sebesar 4% setiap 30 hari dari tanggal jatuh tempo, lalu akan bertambah kembali menjadi 6% jika sudah melebihi 30 hari lagi setelah jatuh tempo yang pertama.

Keuntungan Pinjaman kredivo

Apa saja keuntungan dari pinjaman online atau pinjol menggunakan aplikasi Kredivo? simak uraiannya dibawah ini ya

  1. Aplikasi kredivo dapat diakses lebih luas oleh masyarakat umum, pelaku usaha UMKM, maupun masyarakat yang memiliki penghasilan rendah.

  2. Kredivo merupakan perusahaan aplikasi yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa keuangan (OJK) yang dapat memberikan keamanan kepada penggunanya dari sisi data diri dan juga keamanan dalam bertransaksi menggunakan Kredivo.

  3. Menggunakan aplikasi pinjaman online Kredivo dapat mengurangi masyarakat untuk menggunakan aplikasi pinjaman online ilegal yang kedepannya akan merugikan penggunanya itu sendiri

  4. Proses pencairan dana yang dibutuhkan sangat cepat dan juga tidak memiliki syarat yang berbelit-belit, biasanya pencairan pinjaman online kredivo membutuhkan waktu satu hari kerja.

  5. Kredivo menawarkan bunga lebih rendah daripada pinjaman online lain tidak akan memberatkan penggunanya, selain itu kredivo juga memiliki pelayanan mencicil pinjaman berapapun tanpa adanya batasan nominal sebelum tanggal jatuh tempo, misalnya saat ini kamu punya uang 100 ribu tapi tanggal jatuh tempo masih 10 hari kedepan, maka uang 100 ribu ini bisa kamu setorkan dahulu ke aplikasi kredivo sehingga ketika hampir tanggal jatuh tempo akan lebih ringan dalam melunasi cicilan bulanan-mu.

Nah, itu dia penjelasan yang banyak masyarakat di indonesia pertanyakan, berapa sih besaran bunga pinjaman online di aplikasi kredivo? lalu manfaat apa yang bisa didapatkan oleh pengguna aplikasi pinjaman online kredivo? semoga ulasan ini membantu ya!

Berbagai Macam Cara Menagih Utang yang Dilakukan Oleh Pinjaman Online Ilegal

Cara Menagih utang ala pinjol ilegal akhir-akhir ini sedang diperbincangkan banyak orang. Karena di dalam beberapa kasus yang ada, cara  yang dilakukan pihak pinjol ilegal tersebut sangatlah tidak wajar, cenderung meneror para peminjamnya secara sadis dan begitu meresahkan.

Memang sudah ditetapkan bahwa semua bentuk lembaga keuangan yang memberikan layanan pinjaman uang boleh bekerja sama oleh pihak ketiga, seperti debt collector, yang menjadi kreator penagih utang.

Tapi pada artikel ini kita akan membahas cara pinjaman online ilegal menagih utang kepada para peminjam, yang mana metode penagihan yang diterapkan tidak sesuai aturan yang berlaku, yaitu dengan cara meneror, kekerasan sampai mempermalukan.

Agar mengetahui pinjol mana yang legal dan ilegal, masyarakat harus mensurvei terlebih dahulu apakah pinjol yang dimaksud sudah terdaftar resmi di web Otoritas Jasa Keuangan, termasuk melihat aturan yang diberlakukan terkait tata cara pinjol menagih utang ke para peminjam.

Jika Anda tidak tahu, untuk pinjaman online yang telah terdaftar resmi di OJK, mereka akan berada di bawah pengawasan OJK secara langsung, dan pinjol tersebut harus patuh serta mengikuti semua peraturan serta kebijakan yang sudah ditetapkan.

Apabila terjadi sebuah pelanggaran dari aturan yang sudah diberlakukan, OJK tidak akan segan memberikan sanksi tegas. OJK pun akan selalu mengingatkan kepada pinjaman online terkait untuk mengevaluasi sistem yang dijalankan.

Nah, biasanya cara menagih utang versi pinjaman online ilegal sedikit berbeda dari pinjol legal yang mana pinjol ilegal tidak dinaungi OJK sehingga melakukan cara-cara yang seenaknya. Terkait cara pinjol ilegal menagih utang ke peminjamnya, antara lain:

1.       Melakukan Ancaman dan Mempermalukan Nasabah

Pinjaman online ilegal biasanya melakukan tagihan dengan cara mengancam dan mempermalukan nasabahnya. Biasanya pihak pinjol ilegal ini akan meneror peminjam dan mempermalukannya dengan menghubungkan semua kontak-kontak yang ada di smartphone si peminjam. Cara tersebut tentu tidak bisa dibenarkan dan peristiwa tersebut diluar dari tanggung jawab OJK. Karena memang pinjol ilegal ini tidak terdaftar secara resmi di OJK dan para korban bisa membuat aduan ke Satgas Waspada Investasi dan Kepolisian setempat.

2.       Menghalalkan Kekerasan Verbal dan Fisik

Sejatinya kekerasan fisik atau verbal tentu dilarang dalam aturan penagihan utang untuk lembaga keuangan apapun. Karena sudah jelas bahwa kekerasan apapun akan berakibat fatal dan sudah masuk ke ranah hukum.

Pinjaman online ilegal tidak segan melakukan berbagai macam cara dalam hal menagih utang ke para nasabahnya yang menjadi korban kekerasan verbal maupun fisik. Hal Ini kerap ditemukan dan terjadi di kalangan masyarakat yang terjebak pinjaman online ilegal, apalagi mengalami keterlambatan membayar.

3.       Menyebarkan Data Peminjam

Jika pinjaman online resmi tentu tidak diizinkan oleh pihak OJK untuk mengakses data pribadi peminjam sesuka hati, biasanya OJK hanya mengizinkan untuk mengakses kamera ponsel peminjam, mikrofon dan lokasi dari smartphone tersebut. Akan tetapi pinjaman online ilegal tidak memperdulikan aturan tersebut dan mereka pun tidak diawasi oleh OJK itulah mengapa label mereka adalah ilegal. Jadi peristiwa seperti menyebarkan data nasabah sudah sering terjadi.

4.       Menagih kepada Pihak Lain

Biasanya ketika masuk ke proses pinjaman, pihak peminjam akan diminta untuk memasukan nomor telepon serta nama dari orang terdekat yang diperlukan sebagai nomor darurat. Akan tetapi kerap terjadi dimana data yang dimiliki peminjam disalahgunakan oleh pihak penagih.

Bahkan pinjaman online ilegal akan menyadap nomor kontak yang ada di ponsel nasabahnya. Bukan hanya menagih ke nomor darurat yang memang dicantumkan ketika proses peminjaman berlangsung. Tapi semua kontak yang ada di ponsel peminjam juga akan dihubungi dan tentu akan membuat resah pihak lain yang tidak tau apa-apa soal peristiwa yang terjadi.

Nama baik si peminjam juga akan terancam, sebab data pribadi mereka sudah dimiliki oleh pihak pinjol ilegal tersebut. Dengan upaya yang dilakukan oleh pinjol ilegal ini pastinya dapat merugikan pihak nasabahnya, mulai dari sosial, uang, pikiran dan mental dari si peminjam. Hal ini tentu sangat tidak etis dan diluar kewajaran.

Hal yang Harus dilakukan Bila Terjebak Tagihan Pinjol Ilegal

  •         Melunasi utang segera
  •         Menjelaskan kepada kontak-kontak yang menerima pesan dari pihak pinjol ilegal untuk mengabaikannya
  •         Jika mengalami teror yang tidak wajar dan sudah masuk ke ranah hukum, segera lapor ke Kepolisian atau Satgas Waspada Investasi
  •         Blokir semua nomor kontak yang selalu meneror dan meresahkan Anda

Nah, Apabila Anda mendapatkan cara penagihan yang sudah diluar kewajaran dan meresahkan. Tidak perlu ragu untuk melaporkannya. Karena negara Indonesia merupakan negara hukum. Sekalipun Anda mengalami keterlambatan bayar, meneror atau menyebarkan nama baik juga tidak bisa dibenarkan. Apalagi dilakukan oleh pinjol ilegal yang jelas-jelas tidak resmi.

jika nasabah merasa mengalami cara-cara penagihan yang tidak etis dan meresahkan ini, jangan ragu untuk melapor. Untuk masalah terkait pinjol resmi, laporan bisa ditujukan ke OJK dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Ciri-ciri Pinjaman Online yang Terpercaya

Seiring dengan kemajuan teknologi, jumlah orang yang tertarik untuk menggunakan layanan keuangan yang  berbasis digital pun meningkat. Salah satu contoh dari bentuk layanan keuangan digital adalah pinjaman online. Selain itu, pada saat pandemi seperti sekarang, selalu saja ada kebutuhan mendesak yang mengharuskan Anda untuk menyiapkan dana di luar anggaran yang sudah ditentukan. Pada saat seperti ini dengan syarat dan dana sederhana yang dapat ditarik dalam beberapa jam setelah diajukan, pinjaman online adalah solusi tepat untuk mengatasi masalah keuangan yang akan segera terjadi. Pesatnya peningkatan aplikasi pinjaman oleh komunitas, tentu saja berarti semakin banyak penyedia pinjaman akan muncul. Tidak hanya lembaga pinjaman online  legal dan dapat diandalkan, saat ini juga marak beredar layanan pinjaman online ilegal palsu yang mencoba membebani keuangan korban dengan suku bunga tinggi dan biaya keterlambatan. 

Situasi ini tentu memaksa pemerintah untuk melakukan upaya ekstra dan dapat segera memberantas lembaga pinjaman online palsu yang bermasalah. Namun, meskipun banyak upaya, upaya telah dilakukan. Namun, pinjaman online ilegal ini terus muncul di kalangan masyarakat dengan nama yang baru, walaupun pemerintah sudah melakukan berbagai upaya seperti memperketat peraturan layanan keuangan dan memblokir layanan yang dilaporkan publik. 

Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan mengetahui ciri-ciri pinjaman online yang resmi, dapat diandalkan, dan dapat dipercaya. Dengan cara ini, masyarakat tidak akan tergoda, apalagi mencari jasa ilegal. Berikut merupakan ciri-ciri pinjaman online terpercaya;

1. Mendapat izin OJK

Syarat utama untuk memastikan apakah pinjaman online tersebut dapat dipercaya atau tidak adalah dengan izin OJK. Sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman, Anda harus memastikan lembaga pinjaman online tersebut sudah terdaftar dan mendapat izin OJK. OJK akan secara langsung mengawasi lembaga pinjaman online, selain itu juga akan melakukan publikasi mengenai aplikasi pinjol yang resmi maupun yang ilegal secara berkala. Untuk menemukan publikasi tersebut Anda dapat datang ke situs resmi OJK atau menelpon 157.

2. Persentase bunga normal

Fitur pinjaman online yang terpercaya adalah suku bunga normal. Semua pemberi pinjaman online membebankan jumlah bunga yang bervariasi. Namun, perlu diingat bahwa suku bunga pinjaman online yang digunakan kurang dari 1% per hari. Beberapa penyedia layanan ini ada membebankan suku bunga 0,16 persen per hari. Bunga hingga 1 persen dari per hari dihitung dan ditentukan. Suku bunga ini diharapkan tidak dibebankan kepada peminjam dalam bentuk angsuran atau pelunasan dana pinjaman.

3. Transparansi informasi

Selain terdaftar di OJK dan memiliki suku bunga yang normal. Adanya transparansi terhadap segala jenis informasi juga merupakan bagian dari ciri pinjaman online yang dapat dipercaya. Informasi yang diberikan harus jelas, meliputi rincian persyaratan, beban bunga yang dibayarkan, batas waktu pembayaran cicilan, dan informasi lainnya. Dengan hal ini Anda dapat memprediksikan dengan baik sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman.

Selain itu, Anda juga perlu memastikan bahwa perusahaan pinjaman online tersebut memberikan informasi mengenai perusahaan mereka. Informasi seperti nomor telepon, email dan alamat. Jika tidak tercantum informasi yang jelas, Anda patut mencurigai hal tersebut, karena bisa jadi perusahaan tersebut adalah perusahaan pinjaman online ilegal.

4. Kredibilitas perusahaan tidak meragukan

Anju harus memastikan kembali bahwa lembaga pinjaman online yang Anda pilih memiliki kredibilitas yang tidak diragukan lagi. Anda dapat memastikan hal tersebut dengan cara mengecek testimoni dan review yang diberikan oleh pengguna layanan tersebut. Untuk melihat testimoni dan review lembaga tersebut Anda dapat mencarinya di situs perusahaan atau melalui berbagai forum diskusi pinjol di sosial media.

5. Layanan konsumen resmi

Mempunyai kontak layanan konsumen resmi adalah salah satu ciri perusahaan pinjaman online yang aman dan dapat dipercaya. Kontak ini dapat Anda temui di situs web perusahaan yang bergerak dalam bidang ini. Jika Anda mendapatkan penawaran melalui SMS ataupun pesan WA sebaiknya Anda abaikan saja. Karena ada kemungkinan besar tawaran tersebut dikirim oleh perusahaan pinjaman online ilegal yang tidak dapat dipercaya. Kontak layanan konsumen dapat berupa kontak email, nomor telepon, ataupun nomor WA. Fitur layanan ini dapat digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan komplain atau permasalahan lain yang terjadi saat masa peminjaman dana tersebut. Anda juga harus memastikan untuk email yang digunakan oleh  perusahaan bukanlah email palsu seperti email gratis atau email gmail dan yahoo. Email perusahaan harus menjadi email resmi dari perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia pinjaman online, sehingga Anda dapat merasa aman dan percaya untuk mengajukan pinjaman dana di perusahaan tersebut.

Demikianlah penjelasan dari ciri-ciri pinjaman online yang terpercaya. Semoga Anda semua terhindar dari penipuan pinjaman online ilegal.

Bahaya-bahaya yang Ditimbulkan Bila Kita Meminjam di Pinjol Ilegal

Perkembangan teknologi mempermudah masyarakat untuk memenuhi segala perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam hal finansial. Tidak hanya bank digital yang mengalami perkembangan pesat, saat ini layanan dari industri fintech pun semakin banyak ditawarkan. Kehadiran fintech di kalangan masyarakat menjadi cara baru bagi masyarakat untuk mengajukan pinjaman. Persyaratan  meminjam  lebih mudah daripada mengajukan pinjaman ke bank atau koperasi. Faktanya, FinTech hanya membutuhkan waktu 24 jam setelah mengirimkan dana  ke pelanggan. Keuntungan inilah yang membuat  

Sebab itu pinjaman dana semakin populer dan semakin banyak digunakan oleh berbagai kelompok orang. Namun, semua kemudahan ini  memiliki risiko jika tidak digunakan dengan hati-hati. Guna mengatasi resiko tersebut, Masyarakat harus berperilaku bijak dan bertanggung jawab dalam penggunaan pinjaman online. Hal ini harus dilakukan agar dikemudian hari tidak terlalu memberatkan. Normalnya, cicilan untuk semua pinjaman tidak boleh melebihi 30% dari gaji bulanan Anda. Hal ini akan memudahkan dalam melakukan pembayaran dana pinjaman yang dilakukan secara mencicil hingga lunas, tanpa terbebani oleh segala kebutuhan pokok lainnya. Ini karena pinjaman online memiliki persentase bunga yang  lebih tinggi dan periode pembayaran yang lebih pendek daripada pinjaman konvensional. 

Selain itu, metode yang digunakan penagih utang kepada peminjam yang menunggak pun cukup mengkhawatirkan. Dari ancaman hingga menyebarkan data pribadi peminjam. Meskipun begitu, banyak sekali masyarakat yang terkena aksi pinjaman online ilegal dan kesulitan untuk meloloskan diri dari lingkaran ini. Berikut merupakan bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan bila kita meminjam di pinjol ilegal;

1. Suku bunga yang tinggi

Jeanny Silvia sebagai Jaksa LBH Jakarta, mengungkapkan bahwa bahaya paling utama jika meminjam dana di pinjol ilegal adalah suku bunga tinggi. Dari banyaknya pengaduan yang dilaporkan bunga pinjaman dana online ilegal jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan suku bunga dari bank. Suku bunga dapat mencapai 4% per hari sedangkan suku bunga yang ditawarkan oleh bank konvensional adalah 12 hingga 13% per tahun.

2. Biaya administrasi yang besar

Selain suku bunga yang tinggi, biaya administrasi yang dikeluarkan untuk mengajukan pinjaman pun terbilang besar. Berdasarkan laporan yang diterima oleh LBH Jakarta, dari total pinjaman biaya administrasi dapat mencapai 30 persen.

3. Masa pembayaran yang singkat

Dengan tingginya suku bunga yang diikuti dengan masa pembayaran yang singkat, tentu saja hal ini akan menjadi bahaya di kemudian hari. Karena peminjam dipaksa untuk segera melakukan pembayaran dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat.

4. Menggunakan dan menyebarkan data pribadi

Jika Anda sebagai peminjam tidak dapat mengembalikan dana dalam jumlah dan waktu yang ditentukan. Maka banyak perusahaan pinjaman online ilegal yang akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang mereka kembali. Salah satunya adalah dengan menggunakan dan menyebarluaskan data pribadi Anda. tentu saja hal ini akan sangat berbahaya, karena dapat pribadi Anda tersebar luas sehingga sangat besar kemungkinannya data pribadi Anda disalahgunakan dan dapat merugikan Anda. selain itu dengan dapa tersebut, pinjol ilegal dapat mengakses foto yang ada di galeri ponsel peminjam, mengetahui kontak ponsel Anda, dan lain sebagainya.

5. Mendapatkan teror dan intimidasi

Ketika Anda sebagai peminjam tidak dapat mengembalikan dana yang dipinjam dalam jumlah dan waktu yang telah ditentukan. Maka lembaga pinjaman online ini akan mengerahkan penagih hutang atau yang biasa kita sebut debt collector untuk melakukan penagihan. Metode penagihan ini pun beragam, mulai dari teror, intimidasi, hingga sampai kekerasan fisik. Menurut LBH banyak dilaporkan kasus intimidasi yang dilakukan pinjol ilegal. Intimidasi yang dilakukan dapat berupa ancaman, penipuan, menyebarkan data pribadi, hingga pelecehan seksual. LBH mencatat sebanyak 72,08 persen pengguna pinjol ilegal adalah perempuan dan sebanyak 22 persen pinjaman mengalami kekerasaan saat ditagih oleh debt collector.

6. Tidak memiliki izin dan tidak terdaftar di OJK

Salah satu cara untuk memastikan perusahaan ini adalah perusahaan pinjaman dana resmi atau ilegal adalah terdaftar atau tidaknya pinjol tersebut di OJK. Para perusahaan pinjaman online ilegal biasanya tidak terdaftar dan tidak memiliki izin di OJK. sehingga ketika peminjam mendapatkan perlakukan buruk dari pinjol ilegal, para korban tidak dapat melakukan pengaduan ataupun meminta bantuan dari pihak otoritas. Hal ini akan membuat korban merasa frustasi. Bahkan ada banyak laporan korban pinjol ilegal sampai melakukan bunuh diri hanya untuk menghindari teror yang diterima dari pinjol.

Demikianlah beberapa bahaya yang ditimbulkan bila kita meminjam di pinjol ilegal. Sebenarnya meminjam dana melalui pinjaman online itu memang tidak salah, namun Anda perlu berhati-hati dan memastikan kembali apakah perusahaan tempat anda mengajukan pinjaman dana tersebut resmi atau ilegal.