Pinjaman

Tips Menggunakan Dana Pinjaman Online Untuk Kebutuhan Usaha

Kamu mungkin pernah mendengar tentang pinjaman online, atau bahkan sudah pernah mengajukan pinjaman melalui internet. Namun, tahukah kamu bahwa dana pinjaman tersebut juga bisa digunakan untuk kebutuhan usaha? 

Tips Pinjaman Online Buat Usaha Kamu

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan dana pinjaman online untuk kebutuhan usaha:

Tentukan tujuan penggunaan dana pinjaman

Tentukan tujuan penggunaan dana pinjaman adalah langkah yang sangat penting sebelum kamu mengajukan pinjaman online. Hal ini karena tujuan yang jelas akan membantu kamu untuk menentukan jumlah dana yang dibutuhkan dan jenis pinjaman yang sesuai.

 

Selain itu, dengan tujuan yang jelas, kamu juga dapat lebih mudah menentukan jumlah dana yang dibutuhkan. Misalnya, jika kamu ingin menambah modal usaha dengan jumlah tertentu, kamu dapat mencari pinjaman dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan modal usaha kamu. Hal ini akan membantu kamu untuk menghindari over-borrowing, yang dapat menyebabkan beban keuangan yang berlebihan.

 

Tujuan penggunaan dana pinjaman juga sangat penting untuk dipertimbangkan dalam hal pengembalian pinjaman. Misalnya, jika kamu menggunakan dana pinjaman untuk modal usaha, kemungkinan pendapatan yang dihasilkan dari usaha tersebut akan digunakan untuk membayar cicilan pinjaman. Namun jika kamu menggunakan dana pinjaman untuk keperluan lain yang tidak memiliki potensi pendapatan, maka kamu harus mempersiapkan sumber pendapatan lain untuk membayar cicilan.

 

Cari pinjaman dengan tingkat suku bunga yang rendah

Suku bunga merupakan biaya yang harus dibayar oleh peminjam kepada pemberi pinjaman untuk menggunakan dana yang dipinjam. Semakin tinggi suku bunga yang ditetapkan, maka semakin besar pula biaya yang harus dibayar oleh peminjam. Oleh karena itu, mencari pinjaman dengan tingkat suku bunga yang rendah akan membantu kamu untuk menghemat biaya yang harus dikeluarkan.

 

Beberapa platform pinjaman online menawarkan tingkat suku bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan bank tradisional. Hal ini karena platform pinjaman online cenderung lebih fleksibel dalam hal persyaratan dan proses pengajuan pinjaman. Selain itu, mereka juga seringkali menawarkan opsi pembayaran yang lebih fleksibel. Namun, perlu diingat bahwa platform pinjaman online juga seringkali menetapkan persyaratan yang lebih ketat dalam hal jaminan atau agunan yang harus diserahkan.

 

Lakukan perbandingan antar platform pinjaman online sebelum mengajukan pinjaman. Hal ini akan membantu kamu untuk menemukan platform yang menawarkan tingkat suku bunga yang paling rendah sesuai dengan kebutuhan kamu. Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya-biaya lain yang mungkin dikenakan oleh platform tersebut seperti biaya administrasi atau biaya lain yang berkaitan dengan proses pengajuan pinjaman.

Jangan terlalu banyak mengambil pinjaman

Mengambil terlalu banyak pinjaman dapat menyebabkan beban keuangan yang berat bagi kamu dan dapat membahayakan kondisi keuangan usaha kamu.

Pertama, jangan terlalu banyak mengambil pinjaman dari berbagai sumber sekaligus. Hal ini akan menyebabkan kamu harus membayar banyak cicilan setiap bulannya, yang dapat menyulitkan kamu dalam mengelola keuangan usaha kamu. Selain itu, jika kamu kesulitan dalam membayar cicilan, maka akan berdampak buruk pada kredit score kamu di masa depan.

 

Kedua, pastikan untuk tidak mengambil pinjaman dengan jumlah yang lebih besar dari yang kamu butuhkan. Ingatlah bahwa setiap dana yang kamu pinjam akan dikenakan bunga, jadi pastikan hanya mengambil jumlah yang sesuai dengan kebutuhan usaha kamu saja. Jika kamu mengambil pinjaman dengan jumlah yang lebih besar dari yang kamu butuhkan, maka kamu akan membayar bunga yang tidak perlu.

 

Ketiga, jangan lupa untuk memperhitungkan kondisi keuangan usaha kamu sebelum mengambil pinjaman. Kamu harus memastikan bahwa usaha kamu akan mampu untuk membayar cicilan pinjaman sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jika kamu khawatir bahwa usaha kamu tidak akan mampu untuk membayar cicilan, maka sebaiknya kamu menunggu sampai kondisi keuangan usaha kamu stabil sebelum mengambil pinjaman.

Jangan lupa untuk membayar cicilan tepat waktu

Penting untuk diingat bahwa membayar cicilan pinjaman tepat waktu sangat penting bagi keberlangsungan usaha kamu. Jika kamu terlambat dalam membayar cicilan, ini akan mempengaruhi reputasi kamu sebagai peminjam dan juga dapat menambah beban keuangan kamu.

 

Keterlambatan dalam membayar cicilan dapat mengakibatkan denda atau biaya tambahan yang harus dibayar. Ini dapat menambah beban keuangan kamu dan dapat membuat kamu kesulitan dalam membayar cicilan selanjutnya. Selain itu, keterlambatan dalam membayar cicilan juga dapat mempengaruhi skor kredit kamu, yang dapat menyulitkan kamu dalam mengajukan pinjaman di masa depan.

 

Oleh karena itu, pastikan untuk membayar cicilan tepat waktu. Buat jadwal pembayaran cicilan yang sesuai dengan kondisi keuangan kamu dan pastikan untuk membayar cicilan tepat pada waktunya. Kamu juga dapat mengatur pengingat untuk membayar cicilan agar tidak lupa.

 

Selain itu, jangan ragu untuk menghubungi pihak pemberi pinjaman jika kamu mengalami kesulitan dalam membayar cicilan. Mereka mungkin dapat memberikan solusi atau bantuan untuk membantu kamu dalam mengatasi masalah keuangan kamu.

 

Ingatlah bahwa dana pinjaman online dapat menjadi solusi yang baik untuk kebutuhan usaha kamu, namun pastikan untuk menggunakannya dengan bijak dan teratur. Dengan cara ini, kamu dapat meningkatkan peluang keberhasilan usaha kamu di masa depan.

 

Kemudahan Pinjol Bisa Jadi Solusi Darurat, Begini Tips Agar Tidak Gagal Bayar

Semenjak masa pandemi yang lalu memang perekonomian masyarakat menjadi tidak stabil sehingga banyak dari mereka yang mencari alternatif lain supaya bisa tetap bertahan hidup. Salah satu pilihan yang dilakukan adalah mengajukan pinjaman dana di fintech atau lebih dikenal dengan pinjol.

Padahal tidak sedikit dari pengguna aplikasi pinjaman online ini yang pada akhirnya tidak dapat mengembalikan dana pinjamannya dikarenakan bunga harian dari perusahaan fintech tersebut terlalu tinggi. Padahal OJK telah menentukan batasan untuk bunga harian tersebut tidak lebih dari satu persen per harinya.

Tetapi ternyata minat masyarakat akan pinjaman online ini tidak pernah surut, tentu alasannya dikarenakan pengajuannya yang jauh lebih mudah, persyaratan yang hanya dengan menggunakan KTP dan pencairan dana lebih cepat.

Tips Pinjol Aman dan Mudah

Dikarenakan hal yang telah disebutkan sebelumnya, maka jika kamu memang masih memiliki niat untuk meminjam dana di pinjaman online. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diberikan terkait aplikasi pinjaman yang aman dan mudah serta supaya kamu tidak gagal bayar.

Pastikan aplikasi terdaftar di OJK

Tips agar tidak gagal bayar pertama adalah pastikan bila aplikasi tersebut sudah terdaftar di OJK. Sebab perusahaan-perusahaan pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK, wajib mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan termasuk salah satunya adalah penerapan bunga harian kepada para penggunanya. 

Karena kebanyakan para pengguna yang terjebak dengan pinjol tidak memperhatikan berapa besaran bunga yang dibebankan kepada mereka setiap harinya, sehingga ketika akan melakukan pembayaran total dari uang yang harus dikembalikan tersebut sangatlah tidak masuk akal. 

Pahamilah semua poin dari persyaratan serta ketentuannya

Poin kedua yang harus kamu perhatikan supaya tidak gagal dalam membayar adalah memahami keseluruhan poin di dalam persyaratan serta ketentuan yang diajukan oleh perusahaan pinjaman online tersebut. Jangan sampai kamu melewatkan satu pasal pun yang mereka berikan.

Apabila kamu merasa ada yang janggal, silakan bertanya kepada customer service atau urungkan niat kamu untuk meminjam pada perusahaan fintech tersebut. Apalagi ketika kamu melihat besaran dari suku bunga yang mereka tawarkan di luar batas yang telah ditentukan oleh OJK.

Sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan

Tips berikutnya supaya kamu tidak mengalami gagal bayar pinjaman online adalah sesuaikan nominal pinjaman dengan yang kamu butuhkan dan kemampuan pembayaran. Sebab kadangkala pengguna tidak mempertimbangkan mengenai hal tersebut.

Sebab yang dipikirkan hanyalah bisa cepat memperoleh pinjaman dan menggunakannya. Padahal jika sampai kamu salah memilih perusahaan fintech dan yang digunakan ternyata adalah pinjol ilegal, nominal yang kamu terima bisa saja lebih kecil dari yang dijanjikan dan ketika mengembalikan jumlahnya menjadi lebih besar. 

Pastikan bila terdapat perusahaan pinjol transparan dengan biaya

Selanjutnya adalah dengan memastikan jika perusahaan pinjaman online tersebut bersikap transparan dengan keseluruhan biaya termasuk bunga yang dibebankan kepada peminjam. Sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa OJK memiliki ketetapan mengenai besaran dari bunga pinjaman.

Jadi apabila kamu menemukan ada perusahaan pinjaman online yang membebankan bunga pinjaman lebih dari yang telah ditentukan silakan melaporkan hal tersebut ke OJK dan jangan sampai kamu melakukan pengajuan.

Sebab ini sama saja dengan kamu mempersulit diri sendiri, oleh karena itu kamu haruslah membaca seluruh persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang memang diajukan oleh perusahaan pinjol tersebut. 

Selalu catat jumlah dari dana yang dipinjam

Tips berikutnya adalah dengan mencatat berapa besaran dana yang kamu pinjam di pinjaman online. Ini bisa menjadi sebuah pengingat agar nantinya kamu tidak lupa untuk melakukan pembayaran sebelum tempo yang sudah ditetapkan.

Kamu bisa mencatatnya pada ponsel dan diberikan notifikasi pengingat atau bisa juga dengan cara auto debit di mana nantinya setiap tanggal jatuh tempo akan langsung memotong dari rekening tabungan ke perusahaan tempat kamu meminjam uang.

Bayarlah pinjaman secara tepat waktu

Tips yang terakhir adalah dengan membayar cicilan tepat waktu. Karena walaupun ini hanya pinjaman online, tetapi secara tidak langsung juga bisa berdampak kepada skor kredit pribadi kamu. Apabila kamu selalu telat biasanya akan langsung tercatat pada SLIK OJK dan membuatmu kesulitan untuk memperoleh pinjaman selanjutnya.

Apabila kamu melakukan pembayaran tersebut tepat waktu tentu akan lebih membuat kamu menjadi tenang dan tidak merasa depresi. Apalagi seperti yang kita ketahui bersama kadangkala ada perusahaan-perusahaan pinjol yang melakukan penagihan dengan cara tidak baik.

Walaupun sudah ada ketentuan dari OJK mengenai cara penagihan, namun pada kenyataannya masih banyak perusahaan fintech yang terdaftar di OJK namun mengabaikan ketentuan tersebut. Tentunya kamu tidak mau bila ada depkolektor yang menagih kepada pihak keluarga atau tempat bekerja.

Lagi pula ketika kamu telat melakukan pembayaran, maka akan terkena sanksi berupa pembayaran denda yang nominalnya tentu akan sangat besar dan membebani kestabilan finansial kamu. Belum lagi bila kamu dengan sengaja tidak membayarkan ketagihan tersebut, pastinya kamu akan lebih dirugikan lagi.

 

Trik Supaya Tidak Terjebak Pinjol Ilegal 

Saat ini kebutuhan masyarakat semakin banyak, pengeluaran yang harus terpenuhi menempati angka yang tidak sebanding dengan pendapatan yang dimiliki. Sehingga mau tidak mau masyarakat lebih sering memilih cara mudah untuk mendapatkan uang untuk menutupi segala kebutuhan yang ada. Cara mudah ini adalah dengan melakukan pinjaman kepada siapapun. Salah satu yang dapat memproses pinjaman secara mudah adalah bentuk pinjaman online. 

Pinjaman online merupakan wadah yang memberikan jasa peminjaman uang untuk masyarakat dalam jumlah yang kecil ataupun besar dengan pembayaran menggunakan sistem kredit yang diangsur setiap waktu yang sudah ditentukan. Berbeda dengan bentuk pinjaman offline yang membuat seseorang yang meminjam uang harus datang ke tempat meminjam uang dan harus menyertakan persyaratan secara langsung seperti fotocopy KK, KTP dan lain sebagainya. Sementara pinjaman online tidak begitu, cukup mengajukan pinjaman melalui aplikasi dan menyertakan pertanyaan secara online. 

Nah ini dia beberapa trik yang bisa kamu pakai supaya kamu tidak terjebak pinjaman online atau pinjam ilegal, berikut adalah trik yang harus kamu ketahui dan lakukan. 

Cek Legalitas Fintech Pinjaman Online di OJK

OJK atau singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan merupakan sebuah lembaga yang mengatur dan keamanan dalam berbagai bentuk jasa keuangan yang ditawarkan oleh perusahaan atau perbankan. Salah satu perusahaan yang bergerak dibawah naungan Otoritas Jasa Keuangan ini adalah beberapa perusahaan pinjaman online atau yang sering kita sebut dengan pinjol. Nah jika disebutkan beberapa, berarti masih banyak pinjaman online yang tidak terdaftar di OJK maka pinjol ini dapat dikatakan sebagai pinjol ilegal. 

Jika kamu tidak ingin terjebak dengan pinjaman online yang ilegal, maka trik yang paling pertama harus kamu pastikan dan lakukan adalah untuk cek legalitas fintech pinjaman online di OJK. Kamu tidak perlu khawatir merasa sulit untuk mengakses daftar pinjol di OJK. Karena saat ini pihak OJK sudah banyak menawarkan wadah informasi mengenai OJK di internet atau bahkan di akun sosial media OJK yang resmi. Sehingga kamu tidak akan kesulitan untuk mengakses datanya. 

Jangan Sembarangan Meminjam Uang Dari Link

Di zaman sekarang makin banyak saja oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari kesempatan dalam menipu banyak masyarakat yang sedang kesusahan dan membutuhkan uang secara cepat. Cara yang dilakukan oleh penipu juga banyak dipercayai oleh sebagian masyarakat karena kurangnya minat cari tahu yang tinggi perihal keaslian data yang tersebar dan mengatasnamakan aplikasi pinjol legal, padahal pinjol tersebut adalah ilegal. 

Salah satu cara yang dilakukan oleh para oknum penipu ini adalah menyebarkan berbagai macam link yang dapat meyakinkan masyarakat untuk dapat meminjam uang online secara aman dan mudah, padahal kebanyakan link tersebut akan membawa kamu pada halaman yang malah justru akan merugikan kamu. Awalnya kamu akan diminta data, selanjutnya kamu bisa dimintai uang muka atau cicilan awal untuk pengajuan peminjaman uang. 

Jangan Tergiur Dengan Jenis Iklan yang Terlalu Berlebihan

Saat ini banyak sekali iklan yang menawarkan pinjaman online secara berlebihan, maksudnya adalah seperti menawarkan pinjaman yang dapat limit besar tidak masuk di akal. Atau menawarkan pinjaman online dengan tanpa persyaratan. Sehingga masyarakat mudah tergiur dan tidak berpikir panjang untuk melakukan pengajuan pada aplikasi legal tersebut hanya melalui iklan tanpa mencari tahu keaslian dari iklan tersebut. 

Selain berlebihan biasanya iklan legal memiliki kualitas iklan yang tidak baik, yaitu iklan yang ditayangkan memiliki resolusi yang buruk, penempatan posisi promosi yang tidak prepare dan banyak dimunculkan secara spam di berbagai akun sosial media atau website di internet. 

Lihat Review dari Orang

Trik selanjutnya adalah cara paling mudah untuk mengantisipasi agar kamu tidak terkena pinjaman online ilegal, yaitu melihat atau menanyakan review dari orang yang pernah memakai aplikasi pinjaman online yang akan kamu pakai. Pastikan jika orang yang kamu tanyai adalah teman dekat atau keluarga yang akan jujur dengan keadaan aplikasi pinjol tersebut. Bukan malah orang lain yang ternyata jadi bagian dari oknum pelaku pinjol ilegal. 

Meskipun trik yang sudah dipaparkan di atas bisa dikatakan mudah jika hanya dibaca saja, tetapi pada kenyataannya untuk tidak terjebak dari berbagai macam jenis pinjaman online memang sulit untuk dilakukan. Apalagi jika pada saat ini keadaan dan kondisi menuntut kamu untuk terus bisa memenuhi kebutuhan hidup dengan cara apapun untuk mendapatkan uang secepat mungkin. Tetapi meskipun sulit untuk dilakukan, mengantisipasi agar kamu tidak terjebak pinjaman online harus tetap dilakukan agar tidak menyesal dikemudian hari. 

Nah semoga informasi mengenai trik supaya tidak terjebak pada pinjaman online ini dapat membantu kamu untuk senantiasa lebih waspada lagi dengan segala jenis bahaya yang berdampak dari pinjol ilegal. Semoga informasi dalam tulisan ini membawa kamu untuk terus memakai semua produk fintech legal yang asli dan sudah didaftarkan pada Otoritas Jasa Keuangan. 

 

Pertimbangan dalam Memilih Tenor Saat Ajukan Pinjaman Online

Halo semuanya, pinjaman online adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata uang rupiah secara langsung melalui sistem elektronik. 

Sebelumnya, tenor itu apa sih? Nah, tenor adalah jangka waktu dalam mencicil atau kredit.  Pinjaman online dengan bunga rendah, pilihan tenor yang tepat memang menjadi incaran beberapa orang yang memerlukan dana secara cepat dan dengan membayar bunga yang tidak terlalu tinggi. Maka dari itu, dalam pemilihannya harus memperhatikan status pinjaman online tersebut.  

Sebelum kita mempertimbangkan pemilihan tenor saat ajukan pinjaman online, teman-teman perlu tahu bahwa terdapat 2 kategori tenor saat pinjam meminjam. Apa sajakah itu? 

Kategori Tenor 

  • Tenor jangka pendek 

Tenor jangka pendek ini adalah waktu pengembalian pinjaman dengan waktu yang terbilang singkat. Umumnya tenor jangka pendek ini memiliki waktu pengembalian selama bulanan saja. Banyak pinjol yang menawarkan tenor jangka waktu pendek dengan pinjaman uang yang tidak terlalu besar, atau bahkan transaksi yang ditawarkan hanya sebatas barang-barang elektronik. 

  • Tenor jangka panjang

Sesuai dengan namanya, tenor jangka panjang adalah waktu pengembalian pinjaman dengan waktu yang cukup lama. Umumnya tenor jangka panjang ini memiliki waktu pengembalian selama tahunan bahkan puluhan tahun. Namun, tidak cukup mudah untuk mendapatkan tenor jangka panjang ini karena memiliki berbagai persyaratan yang ketat dan biasanya diiringi jaminan yang tinggi. 

Mungkin ada sebagian teman-teman yang berpikir kalau hutang sebaiknya cepat-cepat dilunasi, jika bisa dibayar dengan cepat kenapa harus dengan jangka panjang. Nah, pada tulisan kali ini terdapat beberapa tips dalam mempertimbangkan pemilihan tenor. 

Tips Memilih Tenor Saat Ajukan Pinjol

  • Pertimbangan Jika Mengambil Tenor Jangka Pendek 

Jika kamu mampu membayar cicilan tenor jangka pendek, pastikan bahwa kamu memiliki dana darurat dan masih punya ruang finansial yang cukup. Saat mengajukan pinjaman, penting bagi kita untuk mempertimbangkan dan menghitung penghasilan dan pengeluaran kita secara berkala. Ruang finansial adalah sisa keuangan yang kamu habiskan selama sebulan. Jika kamu memiliki gaji sebesar 5 juta, lalu biaya hidup yang perlu kamu keluarkan adalah 3 juta dan 2 jutanya untuk membayar pinjaman online dalam kurun waktu 10 bulan. 

Nah, artinya kamu tidak memiliki ruang finansial yang cukup, karena penghasilan yang kamu dapatkan habis seluruhnya. Jadi, jika penghasilan kamu tidak ada sisa, maka sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri untuk mengambil tenor dengan jangka waktu yang pendek. Lalu pertanyaannya adalah kenapa sih kita tidak boleh menghabiskan seluruh penghasilan kita untuk biaya hidup dan biaya angsuran? Alasannya adalah untuk meminimalisir suatu hal negatif yang mungkin saja dapat terjadi dalam kehidupan kita. 

Anggap saja angsuran ini adalah ujian bagi kamu yang harus kamu hadapi setiap bulannya. Saat terjadi kegagalan pada satu bulan maka hal tersebut tidak akan dimaklumi dan akan terus bertambah di bulan-bulan berikutnya. Maka kesimpulannya adalah boleh jika teman-teman mampu, namun jangan dipaksakan jika teman-teman tidak mampu. Karena sangat mungkin ada strategi dan jalan lain agar angsuran tersebut tercapai, maka jangan dipaksakan karena akan membuat teman-teman merasa kesulitan terus-menerus.

  • Pertimbangan Jika Mengambil Tenor Jangka Panjang 

Saat kita memutuskan untuk mengambil tenor jangka panjang tentunya kita akan merasa tenang karena bisa bernafas dengan lega dengan angsuran yang kecil. Namun jika kita memilih tenor yang lebih panjang kita juga harus menyesuaikan keuangan kita dengan rencana jangka panjang. Misalnya jika kita sudah memiliki anak yang akan memasuki universitas 10 tahun yang akan datang  dan memerlukan biaya yang tidak sedikit, maka ada baiknya kita mengambil tenor jangka waktu pendek saja. Sehingga ketika anakmu sudah memasuki universitas, paling tidak kamu tidak lagi memiliki hutang. 

Lalu hal yang paling penting yaitu mempertimbangkan kondisi keuangan. Hitunglah terlebih dahulu penghasilan dan pengeluaran perbulan. Idealnya jumlah cicilan seperti pinjol, KPR, kartu kredit, kredit mobil, dan cicilan lainnya tidak boleh lebih dari 30%. Nah, apabila kamu memiliki banyak cicilan lain, sebaiknya kamu mengambil tenor jangka panjang, sehingga dana yang keluar perbulannya cukup untuk membayar cicilan dan tidak memberatkanmu. 

Nah, itulah tips dalam memilih tenor saat teman-teman mengajukan pinjaman online. Semoga teman-teman tidak bingung lagi untuk memilih tenor jangka panjang atau pendek. Keduanya memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Namun balik lagi kepada keputusan teman-teman. pada akhirnya semua ada pada keputusanmu mengenai langkah mana yang paling cocok dengan teman-teman. Pastikan bahwa kamu sudah menyesuaikan dengan kondisi pribadimu. Tetap lakukan pertimbangan secara berulang agar tidak salah mengambil keputusan. Semoga tulisan ini bermanfaat 

Aturan Pemerintah Terkait Bunga Pinjaman Online

Banyaknya pinjaman online saat ini nyatanya tidak cuma karena kecanggihan teknologi saja, namun juga karena kebutuhan masyarakat di Indonesia yang makin tinggi. Tentunya hal ini membuat OJK sebagai badan yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengawasi seluruh lembaga keuangan.

OJK menetapkan peraturan dan harus diikuti oleh perusahaan fintech dan juga masyarakat di Indonesia. Salah satunya adalah mengenai besaran bunga dari pinjaman. Karena masih banyak pengguna jasa pinjol yang tidak mengetahui secara pasti mengenai hal tersebut yang telah ditentukan oleh OJK.

Karena itu, tidak mengherankan bila ada begitu banyak masyarakat di Indonesia yang akhirnya menjadi korban dari pinjol ilegal. Oleh sebab itu, mari kita bahas mengenai besaran bunga dari pinjaman online yang telah diatur OJK.

Besaran bunga pinjol sesuai peraturan OJK 

Sebagai badan resmi milik negara, OJK mempunyai tugas dan kewenangan dalam mengawasi dan mengatur segala aktivitas lembaga keuangan yang ada di Indonesia. Sehingga, semua perusahaan fintech atau yang menyediakan jasa pinjaman online, wajib mendaftarkan dirinya ke OJK.

Walaupun pinjol masuk dalam kategori perusahaan atau lembaga keuangan, namun mereka mempunyai aturan yang tidak sama dengan bank. Karena itu sudah jelas bila perusahaan pinjol telah didaftarkan, maka harus mengikuti segala peraturan yang ditetapkan. Termasuk tentang bunga pinjaman.

Sebab, banyak masyarakat yang mempermasalahkan besaran bunga dari pinjol dan mereka merasa bila besarnya tidaklah masuk akal. Padahal OJK telah menetapkan bila maksimal untuk bunga pinjaman dari pinjol sebesar 0,8% per hari dan sebulan maksimal 24% tidak boleh lebih.

Jadi, apabila kamu menemukan aplikasi pinjol yang memberikan bunga melebihi aturan OJK, maka kamu haruslah berhati-hati. Sebab bisa saja perusahaan tersebut adalah pinjol ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

Aturan lain yang dibuat oleh OJK

Tidak hanya mengenai bunga pinjaman saja tetapi OJK juga menerapkan beberapa kebijakan untuk pinjol dan peminjamnya. Salah satunya yaitu tentang peraturan mengenai data diri milik peminjam yang nantinya akan diserahkan pada pihak pinjol.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa aplikasi pinjaman online hanya memberikan syarat berupa data diri dari pemohon pinjaman. Di mana data-data tersebut nantinya harus disimpan oleh pihak pinjol dengan baik dan tidak boleh disebarkan secara ilegal. 

Jika kamu menemukan ada pinjol yang melakukan pelanggaran mengenai hal yang satu ini, maka silahkan untuk melaporkan perusahaan tersebut kepada OJK. Tetapi bila kamu merupakan peminjam, maka lakukanlah tanggung jawabmu dengan membayarkan kembali uang yang telah dipinjamkan oleh pihak jasa peminjaman tersebut sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama.

Apabila kamu mangkir dari tanggung jawab, maka pihak OJK bisa memberikan sanksi yaitu namamu akan dimasukkan pada daftar blacklist milik OJK yang diberi nama SLIK OJK. Jika nama kamu sampai masuk pada daftar blacklist tersebut, maka sudah bisa dipastikan ketika akan melakukan pengajuan kembali di aplikasi pinjol lain, kamu akan mengalami kesulitan. 

Cara untuk melaporkan pinjol ilegal

Untuk kamu yang memang merasa jika ada aplikasi pinjol dimana mereka melakukan pelanggaran aturan yang telah ditetapkan oleh pihak OJK. Maka kamu memiliki hak untuk melaporkannya, bagaimana caranya? Berikut di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melaporkan pelanggaran tersebut :

  • Telepon 

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah Dengan menelpon nomor hotline milik OJK yang dapat dihubungi oleh siapapun pada jam operasional, yakni ke 157 dan silakan melakukan panggilan di hari senin-jumat dari mulai jam 08.00 – 15.00.

Apabila kamu menelpon di luar waktu yang telah ditentukan maka sudah pasti tidak akan ada yang melayani. Jadi, pastikan kamu menghubungi OJK pada nomor tersebut di waktu yang telah ditentukan nantinya kamu akan dihubungkan kepada layanan pengaduan serta petugas di mana mereka akan bertanya mengenai kronologi dan data diri kamu. 

  • Email 

Selain melakukan panggilan telepon, kamu juga dapat mengirimkan pengaduan melalui email milik OJK di konsumen@ojk.go.id. Ketika mengirim aduan, pastikan kamu menyertakan bukti bila sudah membuat pengaduan, kronologi, data diri dan bukti-bukti lainnya.

Biasanya pihak OJK akan memberikan kamu waktu kurang lebih 20 hari, guna melengkapi segala berkas yang mereka minta dan butuhkan untuk menindaklanjuti pengaduan yang dikirimkan. 

  • Surat tertulis 

Cara terakhir yang dapat kamu lakukan adalah dengan menulis surat tertulis yang nantinya ditujukan kepada pihak anggota dewan dari OJK pada bidang edukasi dan perlindungan konsumen. Kamu bisa mengirimkan surat tersebut ke alamat kantor pusat dari OJK yang letaknya di Jakarta pusat.

Kemudian pastikan saat kamu mengirimkan pengaduan tersebut memang sudah menyertakan bukti-bukti bahwa pinjol yang kamu maksud melanggar telah mendaftarkan diri di OJK. Sebab OJK hanya dapat membantu ketika perusahaan fintech tersebut masuk pada daftarnya. 

Nah demikianlah tadi aturan-aturan dari pemerintah terkait dengan bunga pinjaman online. Setelah kamu mengetahui tentang hal tersebut diharapkan untuk lebih waspada serta bijaksana saat membutuhkan pinjaman dana.

 

Tips Agar Terhindar Gagal Bayar di Pinjaman Online

Di zaman ini memang selain meminjam dana atau uang tunai pada lembaga konvensional, masyarakat mulai dimudahkan dengan adanya aplikasi-aplikasi pinjaman online. Di mana persyaratan yang diminta tidak serumit ketika kamu mengajukan di bank konvensional pada umumnya.

Namun, kamu harus tetap waspada, dikarenakan banyak sekali lembaga atau pinjaman online seperti ini yang melakukan penipuan hingga membuat para nasabahnya terlilit hutang dalam nominal yang sangat besar.

Bahkan ketika kamu terlambat dalam melakukan pembayaran, mereka tidak segan-segan mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak diucapkan. Ada pula kasus yang menyebarkan data pribadi dari peminjamnya kepada orang-orang yang kontak teleponnya diretas oleh pihak pinjol ilegal. 

Tips mengajukan pinjaman agar tidak gagal bayar

Setiap pengajuan pinjaman baik itu secara konvensional ataupun online tentu saja ada resikonya masing-masing, di mana resiko tersebut adalah gagal melakukan pembayaran dari pinjaman, bisa juga terjadi keterlambatan serta adanya resiko keamanan dari data yang telah kamu ajukan kepada lembaga tersebut.

Ketika kamu gagal bayar ataupun terlambat semua ini memiliki dampak pada nilai atau skor kredit dan pastinya catatan hutang atas nama kamu menjadi kurang baik. Karenanya supaya dapat terhindar dari hal-hal seperti itu berikut adalah tips untuk kamu agar tidak gagal bayar. 

Pilih Lembaga Pembiayaan yang Aman 

Tips pertama yang harus dilakukan adalah memilih pinjaman online atau pembiayaan yang aman. Ini sangat harus kamu lakukan supaya dapat terhindar dari keterlambatan pembayaran cicilan atau gagal bayar. 

Kenapa? Ketika kamu melakukan pinjaman uang pada lembaga yang resmi tentunya nominal dari jumlah pinjaman, denda, hingga suku bunga yang ditawarkan oleh mereka bisa kamu ketahui secara transparan dan hal ini akan sangat membantu kamu untuk memperhitungkan serta menyesuaikan dengan kemampuanmu. 

Karena ketika kamu salah memilih aplikasi pinjaman online dan ternyata mereka adalah lembaga yang ilegal, Hal ini tentu akan beresiko terjadi gagal bayar. Sebab jumlah dari pinjaman, denda yang tidak masuk akal, serta bunga dan hal lain seperti biayanya tidak transparan. 

Mencatat jumlah dan tanggal jatuh tempo

Selalu mencatat jumlah dan juga tanggal dari jatuh tempo pembayaran hutang tersebut. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mengingatkan kamu supaya tidak melakukan pembayaran melebihi tanggal yang sudah ditetapkan. Karena ketika melewati waktunya tentu kamu akan merasa lebih terbebani dengan adanya denda. 

Menyisihkan gaji/ penghasilan bulanan

Tips yang satu ini memang sebenarnya harus kamu lakukan yaitu adalah menyisihkan penghasilan bulanan mu untuk membayar hutang. Namun, pastikan bila jumlahnya tidak lebih dari 30% dari total pendapatan kamu per bulan. 

Restrukturisasi hutang 

Restrukturisasi hutang adalah cara yang kerap dilakukan oleh peminjam supaya dapat memperpanjang tenor maupun mengurangi jumlah dari cicilan hutang yang dimiliki. Misalnya jika sebelumnya kamu memiliki cicilan untuk 6 bulan.

Namun pada kenyataannya kamu tidak sanggup menyelesaikannya dalam jangka waktu tersebut, kamu dapat mengajukan restrukturisasi ini. Hanya saja kamu harus tahu tidak semua penyedia jasa pinjaman memiliki layanan tersebut. 

Memilih tenor paling lama

Tips yang selanjutnya adalah memilih tenor yang paling panjang. Jika kamu saat ini mengajukan atau ingin melakukan pinjaman ada baiknya untuk mengambil cicilan yang paling lama. 

Karena biasanya walaupun sangat lama setidaknya jumlah dari cicilannya tidak membebani kamu. Tetapi harus diingat ketika kamu memilih tenor yang terlama sudah pasti hutang yang kamu miliki akan menjadi lebih lama lunasnya. 

Menjual aset

Tips terakhir supaya kamu tidak gagal bayar ketika melakukan pinjaman di aplikasi online adalah dengan menjual aset atau harta berharga yang dimiliki. Ini merupakan langkah terakhir yang bisa kamu lakukan ketika nominal pinjaman tidak lagi sanggup kamu bayarkan.

Namun tentunya menjual aset ini haruslah kamu pertimbangkan dengan baik, sebab bisa saja aset yang harus dijual merupakan salah satu benda atau properti yang sebenarnya sangatlah kamu butuhkan.

Tips supaya tidak terjerat pinjol ilegal

Pinjol ilegal saat ini sudah mulai pintar dalam mengelabui calon korbanya. Supaya kamu tidak terjebak dengan pinjaman online ilegal tentu saja harus waspada, serta ikutilah beberapa tips berikut dibawah ini :

  • Menghindari iklan-iklan yang menggunakan kata-kata ajakan berlebihan.

  • Cek secara langsung keabsahan dari perusahaan tersebut di ojk.go.id.

  • Memastikan kredibilitasnya, legalitas dan rekam jejak dari perusahaan pinjol tersebut.

  • Hindarilah pinjaman yang mengenakan biaya admin di awal.

  • Selalu baca syarat & ketentuannya, jangan lewatkan satu poin pun.

  • Download dari penyedia layanan resmi.

Seperti yang kamu ketahui ada begitu banyak orang di Indonesia yang memang tersandung masalah pinjol ilegal ini, hingga akhirnya mereka tidak dapat melakukan pembayaran dan kerap memperoleh tindakan tidak menyenangkan dari para DC.

Dimana mereka memang ketika melakukan penagihan seringkali mengeluarkan kalimat-kalimat tidak baik bahkan sampai menyumpahi si peminjam. Karena itu sebaiknya kamu selalu waspada saat akan melakukan pinjaman di aplikasi online yang tidak resmi atau tidak terdaftar di OJK.

 

Cara Atur Dana Pinjaman Online Agar Hidup Tetap Aman

Modal Jumbo Pinjol : Aturan Baru OJK yang Berlaku Mulai 2022

Pinjaman online merupakan hal yang rentan bagi masyarakat saat ini, hal tersebut disebabkan oleh banyaknya kasus pinjaman online ilegal yang justru merugikan masyarakat sebagai pihak yang meminjam uang, mereka merasa diperas, diintimidasi, diteror bahkan direndahkan namanya apabila tidak mampu bayar.

Namun pinjaman online yang legal justru cenderung memudahkan masyarakat, perusahaan itu berada di bawah naungan otoritas jasa keuangan dari pemerintah, diawasi dan dituntut untuk tidak merugikan masyarakat. 

Pinjaman online yang legal merupakan opsi terbaik buat kamu yang memang sedang membutuhkan pinjaman uang dalam waktu cepat lantaran urgent, pastikan terlebih dahulu apakah perusahaan pinjaman online itu sudah terdaftar di OJK dan aman untuk dipercaya dan dimanfaatkan jasanya atau tidak.

Setelah menentukan perusahaan pinjaman online mana yang akan kamu gunakan layanan pinjaman online nya, silahkan pinjam uang sesuai dengan kebutuhanmu. Setelah itu kamu harus pandai atur dana pinjaman online agar hidup tetap aman, berikut penjelasannya.

Cara Atur Dana Pinjol Dengan Baik

Ketika kita meminjam uang kepada perusahaan pinjaman online, maka kita harus mengatur dengan sebaik mungkin pengelolaan dana pinjaman yang sudah kita pegang, sehingga kita akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terkena denda saat telat bayar, sampai kegagalan atau tidak mampu bayar.

Jika diatur dengan baik, maka dana dari pinjaman online dapat sangat bermanfaat dan membantumu, kamu juga akan terhindar dari kegagalan membayar dan denda yang merugikanmu akibat telat bayar. Berikut ini penjelasan tentang cara atur dana pinjaman online agar tidak hidup tetap aman.

  • Tentukan Tujuan dari Meminjam Uang

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan tujuan dari meminjam uang tersebut, apakah tujuannya untuk membayar sesuatu, membeli sesuatu, memperbaiki sesuatu, modal usaha dan lain sebagainya, jangan sampai uang yang sudah kamu pinjam justru digunakan untuk suatu hal yang sebenarnya tidak perlu.

Ketika kita sudah menentukan tujuan dari meminjam uang, maka kita akan mendapatkan manfaat yang besar dari bantuan pinjaman online, akan tetapi apabila uang pinjaman online digunakan seenaknya atau untuk berfoya-foya, maka justru secara tidak langsung akan merugikanmu.

  • Pastikan Kamu Punya Sumber Dana Untuk Membayarnya

Uang yang dipinjam tentu saja harus dibayar kembali atau dikembalikan, pinjaman online biasanya juga mematok bunga dan denda dalam prosedur pinjaman online yang mereka tawarkan. Ketika hendak meminjam uang, sebaiknya kamu pastikan sudah punya sumber dana.

Sumber dana maksudnya adalah penghasilan tetap baik dengan cara usaha, bisnis ataupun bekerja, sehingga kemungkinan untuk mampu membayar pinjaman online akan lebih besar daripada kemungkinan tidak mampu membayar. Jangan sampai meminjam uang tapi tidak tahu bagaimana cara bayarnya.

  • Jangan Pakai Semua Dana Jika Masih Ada Sisa

Terkadang ketika kita meminjam uang, kita bisa saja menyisakannya, atau dengan kata lain tidak terpakai seluruhnya untuk tujuan meminjam uang. Jika masih ada sisa atau tidak terpakai semuanya, sebaiknya kamu simpan untuk dikembalikan kepada pinjaman online.

Dengan kata lain kamu membayar sebagian hutang dengan uang sisa yang kamu pinjam. Jangan sampai uang itu digunakan secara cuma-cuma atau di luar dari kebutuhanmu, karena itu akan menambah beban dalam urusanmu membayar hutang nanti.

  • Pisahkan Uang dari Pinjaman Online Dengan Uang Pribadi

Bercampurnya antara uang pinjaman dengan uang pribadi akan membuat kamu kerepotan dalam mengaturnya, bisa saja secara tidak sadar kamu menggunakan uang dari pinjaman online untuk membeli sesuatu, kemudian kamu keberatan atau terbebani ketika hendak membayarnya nanti.

Pastikan uang dari pinjaman online hanya digunakan untuk kebutuhan tertentu sebagaimana tujuan dari meminjam uang itu sendiri, jangan sampai kamu meminjam uang untuk kebutuhan A, tetapi karena uang tercampur dengan uang pribadi, maka uang Pinjol tidak sengaja digunakan untuk kebutuhan B.

  • Hindari Gali Lubang Tutup Lubang

Gali lungang tutup lubang adalah istilah untuk kegiatan meminjam uang untuk membayar hutang sebelumnya, artinya ia berhutang untuk yang kesekian kalinya, dimaksudkan untuk dapat menutup hutang yang sebelumnya. 

Tindakan gali lubang tutup lubang sebetulnya tidak baik, dampaknya akan membuat kamu kerepotan dan bahkan mengalami banyak kerugian, kamu harus hindari tindakan gali lubang tutup lubang agar hidup kamu tetap aman saat meminjam uang ke jasa pinjaman online yang legal.

Maka dari itu kamu juga harus memastikan sudah memiliki pemasukan baik dari usaha ataupun bekerja, sehingga kamu dapat membayar hutang pinjaman onlinemu dengan dana yang telah disiapkan dengan baik.

Demikian penjelasan tentang cara atur dana pinjaman online dengan baik agar hidup kamu aman, sebenarnya usahakan untuk menjauhi keputusan meminjam, terlebih bila kamu belum punya persiapan dan perencanaan untuk membayarnya. Namun bila memang harus, silahkan cari Pinjol ilegal.

 

Ini Ciri dari Pinjaman Online Ilegal yang Berbahaya

Perusahaan jasa pinjaman online beberapa waktu ini memang banyak meresahkan masyarakat Indonesia, tentu saja mereka merupakan oknum dari perusahaan jasa pinjaman online alias Pinjol. Tidak semua pinjol merupakan sekelompok orang jahat, namun beberapa oknum Pinjol saat ini banyak merugikan masyarakat.

Pinjaman online yang ilegal memang berpotensi besar untuk merugikan masyarakat. mereka bisa mencekik masyarakat dengan sistem yang tidak aman, lantaran perusahaan mereka ilegal dan tidak dinaungi serta diawasi oleh otoritas pemerintah tentang perusahaan pinjaman online.

Lalu apa perbedaan antara pinjaman online ilegal dengan pinjaman online yang tidak ilegal? Bagaimana cara mengetahuinya? Bisakah kita membedakannya? Untuk mengetahuinya, kita perlu mengenali ciri-cirinya, berikut ini ciri dari pinjaman online yang ilegal dan berbahaya.

7 Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Berbahaya

Setidaknya ada tujuh ciri pinjaman online ilegal dan berbahaya, ketujuh ciri ini dirangkum berdasarkan kasus-kasus pinjaman online ilegal yang kerap terjadi di sekitar kita atau muncul di berita televisi, sebaiknya kamu hati-hati, berikut ciri pinjaman online ilegal dan berbahaya.

  • Spam SMS

Pinjol ilegal kerap melakukan spam melalui SMS untuk menyampaikan penawaran, terkadang setelah kita menolak tawaran itu, keesokan harinya akan terus mengirimi kita tawaran pinjaman online melalui SMS yang mereka kirim hampir setiap hari.

Jika mendapatkan tawaran dengan ciri seperti ini, sebaiknya kamu blokir nomor pinjaman online yang kerap mengganggu dengan cara menyampaikan tawaran melalui spam SMS, jangan sampai kamu tergoda untuk mengambil tawaran itu dan terperangkap dalam jebakannya.

  • Membayar Fee Untuk Mendapatkan Pinjaman

Pinjaman online yang ilegal biasanya tidak meminjamkan uang sesuai dengan kemampuan si peminjam, mereka tidak perduli apakah peminjam mampu untuk bayar atau tidak, yang terpenting seseorang men ggunakan jasa pinjaman online itu kemudian memberikan keuntungan bagi perusahaan ilegal tersebut.

Selanjutnya, karena dasar yang berbeda itulah biasanya perusahaan pinjaman online yang ilegal dan membahayakan justru mematok fee atau biaya yang harus dibayar oleh si peminjam untuk dapat menerima uang pinjaman, ini cukup aneh bukan, kita harus membayar terlebih dulu untuk mendapatkan pinjaman.

Selain itu, biasanya besaran fee yang harus dibayarkan juga tidak sedikit, bahkan besaran fee atau biaya yang harus dikeluarkan si peminjam agar bisa mendapatkan pinjaman itu sekitar 40 persen dari jumlah uang yang akan dipinjam, sebaiknya segera kamu hindari tawaran pinjaman online dengan ciri-ciri seperti ini.

  • Suku Bunga dan Denda Sangat Tinggi

Perusahaan pinjaman online ilegal dan berbahaya biasanya juga mematok bunga dan denda yang sangat tinggi, sehingga memberatkan dan bahkan merugikan bagi masyarakat. Biasanya bahkan bunga atau denda mencapai 1-4 persen per hari. Sedangkan pinjaman online ilegal diatur oleh OJK.

  • Waktu Pelunasan Sangat Singkat

Ciri pinjaman online ilegal selanjutnya adalah jangka waktu pelunasan sangat singkat dan tidak masuk akal. Pinjaman online yang legal tentu saja diatur dan diawasi oleh OJK, sehingga mereka akan mengikuti aturan terkait batas jangka waktu bayar yang diberikan kepada masyarakat.

Sedangkan pinjaman online yang ilegal berbeda, mereka akan memberikan jangka waktu pembayaran yang tidak rasional, sangat singkat dan memberatkan bagi masyarakat yang mengajukan pinjaman, selain itu bahkan biasanya bisa saja ditagih tidak sesuai dengan waktu yang disepakati.

  • Pinjaman Online Ilegal Selalu Meminta Data Diri Secara Berlebihan

Pinjaman online ilegal memiliki ciri yang agak menjengkelkan, yaitu mereka kerap meminta berbagai akses termasuk data pribadi secara berlebihan, seperti akses ponsel, foto, video dan lain-lainnya, kemudian semua itu nantinya akan menjadi bahan teror dan intimidasi yang akan dilakukan oleh Pinjol Ilegal.

Ketika kamu telat membayar atau gagal bayar, biasanya kamu bukan hanya akan dikenakan denda ataupun bunga yang terus meningkat, akan tetapi kamu juga akan diteror, diintimidasi bahkan sampai dipermalukan. Misalnya, foto kamu akan disebarkan dengan tulisan yang merendahkan.

  • Tidak Memiliki Layanan Pengaduan dan Identitas Kantor yang Jelas

Perusahaan pinjaman online yang bergerak secara ilegal tentu saja tidak berani menampakkan dengan jelas identitas perusahaan mereka, sehingga mereka kerap bersembunyi dalam menjalankan aksinya.

Jika perusahaan yang menawarkan jasa pinjaman online tidak jelas identitas kantornya, sebaiknya kamu segera menghindarinya. Kemudian, jika perusahaan itu tidak menyediakan layanan pengaduan, maka sebaiknya kamu benar-benar menghindari jasa dari perusahaan tersebut.

  • Tidak Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan

Otoritas jasa keuangan (OJK) merupakan lembaga negara yang menaungi dan mengawasi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang layanan jasa pinjaman online dan berbagai macam hal yang berkaitan tentang jasa keuangan. Pinjol yang ilegal sudah pasti tidak terdaftar di OJK.

Demikian penjelasan tentang ciri pinjaman online yang ilegal dan berbahaya, pada dasarnya lebih baik mengecek terlebih dahulu identitas perusahaan, kemudian layanan yang bisa dihubungi, dan cek terlebih dahulu apakah perusahaan pinjaman online itu sudah terdaftar di OJK.

 

 

Tips Memilih Pinjaman Online

Pinjaman online sekarang ini jadi salah satu pilihan masyarakat yang ingin memperoleh dana secara cepat. Hal ini sendiri sangatlah wajar sekali, karena pinjaman online menerapkan sistem yang lebih mudah dalam pengajuannya. Bahkan tidak membutuhkan jaminan atau agunan untuk bisa mencairkan dana. 

Akan tetapi, sekarang ini ada banyak kasus pinjaman online yang memberikan kesulitan bagi masyarakat. Dimana ini adalah ulah dari oknum dari pinjaman online ilegal yang hanya ingin menipu saja dan meraup keuntungan dengan cara tidak manusiawi. Maka daripada itu, kamu pun harus berhati-hati dan perlu tahu apa saja tips dalam memilih pinjaman online. 

Tips Untuk Memilih Pinjaman Online yang Terpercaya 

Memilih pinjaman online yang terpercaya sangatlah penting sekali ketika kamu membutuhkan dana. Karena banyak sekali pinjaman online yang hanya berusaha menguras kantong dengan menerapkan bunga tinggi yang tidak sesuai dengan aturan dari pemerintah. Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar bisa menemukan pinjaman online yang terpercaya: 

Pilih yang sudah terdaftar di OJK 

OJK adalah lembaga yang akan mengatur pinjaman online pada saat ini. Apapun jenis pinjaman ataupun multi pendanaan harus terdaftar di lembaga milik pemerintah ini. Dimana sudah jelas bila kamu ingin mencari pinjaman online, maka harus memilih yang sudah terdaftar di OJK. 

OJK berdiri di bawah peraturan yang dibuat oleh pemerintah dan sudah dapat dipastikan akan melindungi konsumen. Sehingga tidak akan terjebak dengan pinjaman online ilegal yang tidak mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan. Maka daripada itu, lebih baik kamu mengecek legalitas dari pinjaman online yang kamu pilih. 

Lihat bunga yang diterapkan

Tidak hanya yang sudah terdaftar di OJK saja yang harus kamu pilih. Tapi, kamu harus memastikan bahwa bunga yang ditetapkan juga sudah sesuai dengan aturan. Perlu kamu tahu bahwa pemerintah telah menetapkan bunga pinjaman online tidak lebih 12% dalam satu bulan. Dimana berarti sehari maksimal bunganya adalah 0,4%. 

Hal ini sangat penting sekali diperhatikan, karena masyarakat sekarang masih banyak yang tidak tahu berapa bunga yang ditetapkan pemerintah ini. Maka daripada itu, kamu harus memperhatikan dengan baik akan bunganya. Jangan karena sudah terdesak, tapi tidak melihat berapa bunga yang telah ditetapkan. 

Cari yang sudah menyediakan kalkulator pinjaman 

Tips selanjutnya adalah dengan mencari pinjaman online yang telah memiliki kalkulator pinjaman. Perlu kamu paham bahwa kalkulator pinjaman ini akan sangat membantu kamu dalam melihat berapa cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Karena kamu bisa menghitung dengan lebih mudah dan bisa disesuaikan dengan bunga yang telah ditetapkan pinjaman online tersebut. 

Tidak hanya itu saja, kamu pun bisa mempertimbangkan dengan matang apakah pinjaman ini sudah sesuai dengan kemampuan membayar atau belum. Karena bagaimanapun yang namanya harus kamu sesuaikan dengan kemampuan diri sendiri. Jangan sampai kamu menemukan kesulitan. 

Perhatikan masa tenor 

Masa tenor atau jangka waktu pembayaran juga perlu sekali kamu perhatikan. Ada beberapa pinjaman online yang hanya menyediakan masa tenor yang pendek dan ada juga yang panjang. Tergantung dengan kebijakan dari masing-masing pinjaman online yang kamu pilih. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan adalah kamu harus menyesuaikan dengan kemampuan lagi. 

Karena semakin pendek masa tenor yang kamu pilih, maka cicilan yang harus dibayarkan bisa dikatakan besar. Kebalikannya, ketika kamu memilih masa tenor yang panjang, maka sudah pasti cicilan perbulan akan lebih rendah. Maka daripada itu, kamu jangan sampai salah memilih jangka waktu pembayaran ini dengan kemampuan. 

Salah satu pinjaman OJK yang menawarkan tenor panjang adalah Tunaiku. Produk pinjaman Tunaiku dari Bank Amar ini menawarkan tenor hingga 20 bulan.

Gunakan sesuai dengan kebutuhan 

Tips terakhir adalah mengajukan pinjaman online sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai kamu mengajukan pinjaman hanya karena keinginan saja dan menggunakannya untuk hal yang sekiranya tidak penting. Dalam hal ini kamu harus bijaksana dalam menggunakan dana pinjaman agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. 

Kemudian, pastikan bahwa dana pinjaman ini memang digunakan untuk keperluan dan jangan sampai menggunakan di luar yang dibutuhkan. Meski sudah resmi, pinjaman online tetap akan melakukan penagihan seperti jenis pinjaman lainnya. Maka daripada itu, pastikan bahwa kamu memilih pinjaman online yang memang sudah sesuai dengan kebutuhan. 

Dengan mengikuti tips di atas, maka kamu akan menemukan pinjaman online yang terpercaya dan mampu membantu dalam keadaan genting. Meski terdesak akan kebutuhan dana, tapi bukan berarti gelap mata dalam memilih pinjaman online ini. Karena mau bagaimanapun kamu harus membayar kewajiban tersebut. 

Demikianlah beberapa tips dalam memilih pinjaman online terpercaya. Dengan mengikuti tips tersebut, setidaknya kamu tidak akan terjebak akan pinjaman online yang hanya berniat menipu saja. Pastikan seluruh syarat dan ketentuan sudah sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh pemerintah.

Daftar Pinjaman Online Syariah Yang Sesuai Prinsip Islam

Pinjaman online memang belakangan ini adalah fintech yang sangat membantu masyarakat Indonesia. Dengan cara pengajuan yang terbilang mudah dan juga pencairan yang cepat, tidak heran jika banyak orang yang lebih memilih pinjol. Sayangnya sekarang ini keberadaan pinjol termasuk mengkhawatirkan. Karena banyak yang menggunakan aturan seenaknya sendiri dan masuk dalam kategori pinjol ilegal. 

Maka daripada itu, sekarang ini banyak orang yang mencari pinjol legal dengan prinsip Islam yang dinilai masih termasuk aman dan jauh dari riba. Nah, bagi kamu yang ingin mencari pinjol dengan sistem Islam yang resmi dan aman, maka di bawah ini ada beberapa daftar pinjaman online yang dapat diikuti. 

Daftar Pinjaman Online Syariah yang Terbukti Resmi

Pinjaman online syariah sekarang ini memang banyak dipilih. Mengingat syarat dan prinsip yang diterapkan sudah sesuai dengan ketentuan dalam Islam. Lalu, pinjaman online syariah mana saja yang memang sudah resmi dan aman. Berikut ini adalah daftarnya: 

Investree 

Pinjaman online syariah pertama yang jelas sangat aman dan sudah terdaftar di OJK Investree. Pinjaman online yang satu ini sendiri termasuk yang sangat membantu sekali ketika kamu membutuhkan uang dalam waktu yang cepat. Investree memberikan layanan pinjaman yang memang sudah sesuai dengan aturan dalam Islam. 

Akad yang digunakan oleh Investree adalah mudharabah dan ijarah. Semua pinjaman pun akan dijelaskan secara transparan dan kamu tidak akan mendapatkan banyak kesulitan. Kelebihan dari Investree ini adalah menggunakan proses yang sangat mudah dan juga pencairan yang sangat cepat. Sehingga kamu pun tidak akan membutuhkan waktu yang lama. 

Ammana 

Daftar pinjaman online syariah selanjutnya yang jelas sangat aman dan sudah terdaftar adalah Ammana. Pinjaman online syariah yang satu ini sendiri sudah dapat dipastikan sangatlah aman karena memang semua ketentuannya sesuai dengan Islam. Produk utama dari Ammana adalah pinjaman online untuk keberangkatan haji. 

Kamu bisa mendaftar pada program yang telah disediakan oleh Ammana untuk dapat berangkat haji. Dimana ada jaminan kamu akan berangkat haji sesuai dengan jadwal. Ammana memastikan bahwa kamu sudah terdaftar sebagai peserta haji di Kementerian Agama. Sehingga kamu sudah tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan jasa dari Ammana. 

Alami

Pinjaman online syariah selanjutnya yang jelas akan memberikan banyak bantuan kepada kamu dan sudah terbukti resmi serta aman adalah Alami. Pinjaman online ini juga telah menggunakan prinsip syariah, sehingga kamu tidak lagi perlu khawatir akan ketentuan yang diberlakukan oleh Alami. 

Produk unggulan dari pinjaman online syariah yang satu ini adalah pinjaman untuk pelaku usaha UKM yang sudah berbentuk PT atau CV. Sehingga akan sangat cocok sekali bagi kamu yang ingin mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan kamu untuk modal. Apabila kamu ingin mendapatkan pinjaman dari Alami adalah minimal usaha sudah berjalan setidaknya satu tahun. 

Dana Syariah 

Dari namanya saja, kamu sudah tahu bahwa pinjaman online yang satu ini telah menggunakan prinsip syariah. Dana Syariah pun sudah terbukti resmi karena sudah terdaftar di OJK. Sehingga sudah terjamin akan keamanan yang diberikan. Dimana kamu sudah tidak perlu khawatir untuk mengajukan pinjaman di Dana Syariah. 

Produk unggulan dari Dana Syariah ini adalah pinjaman untuk sektor properti. Dimana ketika kamu membutuhkan dana untuk membeli properti bisa mengajukan ke pinjaman online syariah ini. Ketika kamu akan mengajukan dana, nanti dari pihak dari Dana Syariah akan meninjau lokasi dari proyek. 

Duha Syariah 

Pinjaman online yang terakhir adalah Duha Syariah yang juga sudah terdaftar di OJK. pinjaman online ini memiliki syarat yang mudah dan pencairan dana yang tidak sulit. Pinjaman online ini sendiri lebih diperuntukan pada segmen konsumtif, seperti pembelian barang atau jasa, perjalanan wisata Islam dan lain sebagainya. 

Limit pinjaman Duha Syariah termasuk besar, yaitu mencapai 30 juta dengan masa tenor setidaknya 2 tahun. Tentu saja, kamu harus memenuhi syarat yang berlaku untuk bisa mendapatkan pencairan dana yang dibutuhkan. Tapi, satu hal pasti adalah kamu harus bisa membayar tepat waktu karena tetap akan ada konsekuensi ketika kamu tidak melunasi pinjaman. 

Dari semua daftar pinjaman online syariah di atas, bisa terlihat bahwa tidak semua pinjaman online mengarah ke segmen konsumtif. Ada juga yang khusus untuk properti dan kebutuhan lain. Kamu pun bisa mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan saja. 

Satu hal yang memang harus diperhatikan ketika kamu akan mengajukan pinjaman adalah agar tidak main-main dalam meminjam. Karena kamu harus memastikan bahwa masih bisa membayarnya. Karena yang namanya hutang adalah hutang dan wajib untuk dibayarkan. Sehingga pastikan kamu tidak seenaknya saat mengajukan pinjaman, baik itu syariah atau konvensional.